• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Bidik Asia Selatan dan Tengah Jadi Basis Pasar BUMN dan Sawit

by Redaksi Asiatoday
December 19, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Belanda Siap Galang Investor Global Dukung Produksi CPO Indonesia

Produksi Sawit Indonesia. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia terus mengakselerasi berbagai peluang pasar potensial bagi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan Sawit di Asia.

Dalam rangka itu, Kementerian Luar Negeri mempertemukan BUMN dan kalangan usaha Indonesia dengan para Duta Besar RI di kawasan Asia Selatan dan Tengah.

Forum ini digelar virtual dengan tajuk “Peluang dan Tantangan Perluasan Usaha BUMN Indonesia ke Kawasan Asia Selatan dan Tengah” (15/12) dan “Proyeksi Pengembangan Ekspor Sawit Indonesia ke Kawasan Asia Selatan dan Tengah” (18/12).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Dalam kedua pertemuan, para Duta Besar RI memaparkan berbagai peluang yang dapat dimanfaatkan BUMN Indonesia, seperti antara lain infrastruktur, konektivitas, energi, dan farmasi.

Produk transportasi Indonesia telah masuk ke beberapa negara di kawasan Asia Selatan dan Tengah. Sementara itu, dihadapan pengusaha sawit dan minyak nabati, para Duta Besar juga menjelaskan mengenai prospek, potensi dan tantangan dalam meningkatkan dan memperluas ekspor sawit Indonesia ke kawasan ini. India, Pakistan dan Bangladesh merupakan tiga pasar utama sawit Indonesia.

Diskusi menyepakati pentingnya penguatan sinergi antara Pemerintah Pusat, Perwakilan RI di luar negeri, BUMN dan kalangan usaha dalam menerobos pasar Asia Selatan dan Tengah. Salah satu pemikiran dalam memperkuat sinergi tersebut, melalui pembentukan platform bersama untuk pertukaran informasi dan koordinasi para pemangku kepentingan.

Kedua kegiatan ini menghadirkan narasumber dari GMF AeroAsia, PT. INKA, Bio Farma, serta Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI), Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI), Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS), serta 200 pelaku usaha. Hadir pula Duta Besar RI untuk Bangladesh, Kazakhstan, Pakistan, Sri Lanka, Uzbekistan dan Wakil Duta Besar RI untuk India.

Diskusi mengenai perluasan BUMN dibuka Dirjen Asia Pasifik dan Afrika, Kementerian Luar Negeri, sedangkan pembahasan mengenai ekspor sawit dibuka Staf Ahli Bidang Diplomasi Ekonomi, Kementerian Luar Negeri. (ATN)

Tags: Asia BusinessAsia InvestAsia Trade
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.