• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Butuh Investasi USD17,4 Miliar Pimpin Industri Kendaraan Listrik di ASEAN

by Redaksi Asiatoday
February 1, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Sambut Industri Otomotif ‘Hijau’, Indonesia Akan Gelar IEMS 2019

Indonesian Production Electric Car. Doc

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia membutuhkan investasi senilai USD17,4 miliar untuk memimpin industri kendaraan listrik berbasis baterai (electric vehicle/EV battery) di Asia Tenggara.

Menurut Ketua Tim Percepatan Proyek Baterai Kendaraan Listrik (Electric Vehicle/EV Battery) Agus Tjahajana Wirakusumah, angka tersebut merupakan investasi dari hulu hingga hilir dalam membangun industri mobil listrik berbasis baterai.

“Indonesia memiliki potensi terbesar di negara ASEAN untuk membangun industri EV ini. Sementara nilai investasi dari hulu hingga hilir, terendah sampai tertinggi dengan kapasitas cell 140 gigawatt (GW) berkisar USD13,4 miliar-USD17,4 miliar,” jelas Agus di forum rapat dengar pendapat dengan Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (1/2/2021).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Agus menerangkan, rencananya dari keseluruhan investasi tersebut akan bersumber dari masing-masing badan usaha milik negara (BUMN) yang ditugaskan untuk mempercepat pengembangan industri ini, antara lain Mind ID, PT Aneka Tambang (Antam), PT Pertamina, dan PT PLN. Selain itu, ada juga yang bersumber dari dari pembentukan perusahaan patungan (joint venture) dengan mitra internasional.

Dikatakan, berdasarkan penjajakan dengan calon mitra, setidaknya terdapat tujuh perusahaan yang memenuhi kriteria yang memiliki jejak global dan memiliki rencana ekspansi bisnis, memiliki kekuatan finansial dan investasi di bidang baterai, serta memiliki reputasi merek yang baik dan memiliki hubungan dengan perusahaan original equipment manufacturer (OEM). Tujuh perusahaan tersebut antara lain CATL, LG Chem, Tesla, BYD, Farasis, Samsung, SDI, serta Panasonic.

Lebih lanjut, Agus menambahkan, potensi dampak pada growth domestic product (GDP) apabila Indonesia menjadi pemain global baterai yaitu bisa mencapai USD26 miliar di 2020, dengan asumsi produksi sebesar 140 gigawatt hour (GWh). Selain itu akan diperoleh dampak penciptaan lapangan kerja dan juga dampak positif pada neraca perdagangan.

“Tenaga kerja bisa bangkit 23.500 orang dengan peningkatan neraca dagang USD9 miliar,” tandas Agus. (ATN)

Tags: Industri Mobil ListrikInvestasi Mobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.