• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia dan Filipina Kolaborasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

by Redaksi Asiatoday
September 20, 2021
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia dan Filipina Kolaborasi Mitigasi Bencana Hidrometeorologi

Bencana banjir di Indonesia. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia dan Filipina menjalin kolaborasi dalam mitigasi bencana hidrometeorologi melalui Duta Kurangi Risiko Bencana (DKRB).

Langkah ini penting menyusul peningkatan curah hujan di atas normal berpotensi terjadi di kawasan Asia Tenggara.

Kolaborasi ini digagas Yayasan Peta Bencana mendapatkan dukungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Office for Civil Defense (OCD) Filipina serta Bureau for Humanitarian Assistance USAID untuk menjaring kelompok muda dalam gerakan pengurangan risiko bencana (PRB). Program tersebut bertujuan untuk memperkuat kesiapsiagaan di kawasan regional, khususnya Indonesia dan Filipina.

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati mengapresiasi partisipasi peran serta dan inisiatif pemuda dalam pengurangan risiko bencana.

Ia mengatakan, kegiatan ini sangat baik untuk menggerakkan partisipasi kaum muda dalam membangun kesiapsiagaan dan pencegahan sehingga warga masyarakat dapat terhindar dari bahaya.

“Duta Kurangi Risiko Bencana Peta Bencana sejalan dengan visi BNPB dan Indonesia 2045. Ketahanan Bencana secara nasional bergantung pada keterlibatan pemuda dalam sistem kedaruratan bencana yang efektif dan efisien,” kata Raditya dikutip dari laman resmi BNPB, Minggu (19/9/2021).

Sementara itu, Direktur Yayasan Peta Bencana Nashin Mahtani mengatakan melalui pemberdayaan para pemimpin pemuda dapat mendukung keaktifan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

“Dalam membangun gotong-royong dan bayanihan (sebutan untuk gotong-royong di Filipina) generasi berikutnya, sangat penting untuk memberdayakan para pemimpin pemuda dengan alat, lembaga dan dukungan yang akan memungkinkan masyarakat untuk mengatur diri mereka sendiri, berpartisipasi lebih setara dalam pengambilan keputusan selama keadaan darurat bencana dan beradaptasi dengan situasi yang semakin ekstrem,” ungkap Nashin.

Sementara itu, mitigasi risiko bencana harus melibatkan seluruh warga, program duta muda berkomitmen memperkuat agen pemuda di seluruh wilayah.

Diharapkan mereka dapat berpartisipasi secara setara dalam upaya pemulihan bencana dan membuat keputusan yang tepat, aman untuk diri mereka sendiri dan komunitas selama keadaan darurat.

Setengah dari populasi dunia adalah pemuda di bawah usia 30 tahun. Mereka sering kali menjadi yang pertama dan paling terpengaruh ketika bencana terkait cuaca menyerang.

Menurut laporan bencana dunia 2020, Indonesia dan Filipina termasuk negara yang paling rentan terhadap bencana terkait cuaca dan tidak dapat dihindari kedua negara akan terus mengalami peningkatan cuaca ekstrem.

Untuk mengatasi peningkatan frekuensi dan keparahan peristiwa yang berhubungan dengan cuaca, para ahli menekankan perlunya memfokuskan upaya pada adaptasi, meminimalkan keterpaparan dan kerentanan dengan meningkatkan kapasitas penduduk untuk merespons guncangan, yang tentu saja harus mencakup kelompok yang paling rentan. (ATN)

Tags: Asia DisasterBencana AsiaHidrometeorologiKerjasama Indonesia-FilipinaPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.