• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia dan India Bersaing dalam Menarik Investasi Tesla

by Redaksi Asiatoday
May 10, 2022
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tesla Kapalkan 241 Ribu Mobil Listrik ke Eropa dan Asia hingga September

Pabrik Tesla. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia dan India bersaing dalam meyakinkan CEO Tesla, Elon Musk agar berinvestasi dalam industri kendaraan listrik.

CEO Serum Institute of India Adar Poonawall mencoba merayu CEO Tesla Elon Musk untuk berinvestasi di India. Poonawall menulis di akun twitter miliknya dan mengatakan jika Elon Musk tidak jadi membeli Twitter, maka dia bisa mempertimbangkan untuk investasi pembuatan mobil Tesla skala besar dengan kualitas tinggi di India.

“Saya jamin ini akan menjadi investasi terbaik yang pernah Anda (Elon Musk) buat,” ujar Poonawall di Twitter, Minggu (8/5/2022).

RelatedPosts

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Dilansir dari Hindustan Times Auto, Senin (9/5/2022), Pemerintah India juga mendorong Tesla untuk membangun manufaktur di India.

Sebagai informasi Tesla sudah mendaftarkan nama di Bengaluru, India. Sebelumnya Elon Musk sudah meminta kepada pemerintah India untuk mengurangi pajak bea masuk untuk kendaraan listrik. Namun pemerintah India tetap bersikeras untuk manufaktur lokal atau pembuatan di India, dimana menjadikan harga lebih terjangkau.

Baru-baru ini Menteri Transportasi Jalan India, Nitin Gadkari mendorong Elon Musk untuk memproduksi mobil listrik di dalam negeri seiring dengan permintaan yang meningkat.

“Jika Elon Musk siap memproduksi Tesla di India, maka tidak akan ada masalah,” ujar Nitin Gadkari.

Nitin Gadkari menjelaskan memproduksi mobil di China dan menjualnya di India bukanlah proposisi yang baik. Gadkari menambahkan produksi kendaraan listrik dalam negeri akan menjadi solusi untuk pasar yang sangat luas seperti India, apalagi vendor dan produsen suku cadang mobil berkualitas tinggi yang diperlukan sudah tersedia.

Negosiasi antara Tesla dengan Pemerintah India terkait hal ini masih jalan di tempat akibat terganjal dengan pajak impor dan masalah komponen lokal.

Produsen mobil Amerika Serikat (AS) ini mengajukan pungutan yang lebih rendah di India sehingga dapat menjual kendaraan listrik atau eletcric vehicle (EV) impor yang lebih murah sebelum berkomitmen ke basis manufakturnya sendiri.

India akan mempertimbangkan permintaan Tesla untuk insentif pajak hanya jika Musk berjanji untuk membeli US$500 juta suku cadang mobil dari pemasok lokal dan meningkatkan sumber domestik sekitar 10-15 persen setiap tahunnya, orang yang mengetahui masalah tersebut mengatakan pada Februari.

Bukan hanya India, baru-baru ini pemerintah Indonesia juga melakukan pertemuan dengan Musk. Untuk kesekian kalinya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marinves) Luhut Binsar Pandjaitan bertemu Elon Musk.

Tesla sendiri terkesan maju mundur dalam rencana investasi di Indonesia. Pada tahun lalu, misalnya, Tesla sempat disebut-sebut bakal mengembangkan baterai lithium di Indonesia, tetapi batal.

Tesla juga dikabarkan mundur dari Indonesia terkait persyaratan pasokan bahan baku untuk membuat pembangkit listrik. (ATN)

Tags: Industri Kendaraan ListrikInvestasi Mobil ListrikTesla
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.