• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia dan Jerman Capai Kesepakatan Kerjasama Imbal Dagang Tahun ini

by Redaksi Asiatoday
August 14, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Hamburg Minat Kerjasama dengan RI di Bidang Pelabuhan, Industri Maritim, EBT dan Start Up

Pelabuhan Kota Hamburg, Jerman. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Perdagangan Republik Indonesia berhasil memfasilitasi penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerjasama imbal dagang bisnis ke bisnis (business to business/B-to-B) Indonesia dengan Jerman.

MoU ini sekaligus menandai tercapainya target tiga nota kesepahaman kerja sama imbal dagang B-to-B yang ditetapkan untuk tahun ini. Penandatanganan MoU Indonesia–Jerman berlangsung secara virtual pada Kamis (12/8/2021).

Sebelumnya, penandatanganan serupa dilakukan Indonesia dengan Meksiko pada 2 Juli 2021 dan dengan Rusia pada 4 Agustus 2021.

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

MoU kali ini ditandatangani antara Direktur Utama PT. Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) Nina Sulistyowati dan Managing Director pada Saffron Group Company Ghassem Hassanzadeh.

PT PPI bertindak sebagai Badan Pelaksana Imbal Dagang di Indonesia dan Saffron Company bertindak sebagai Badan Pelaksana Imbal Dagang di Jerman.

“Melalui penandatanganan MoU kerjasama imbal dagang B-to-B Indonesia dengan Jerman ini, maka penandatanganan tiga MoU yang ditargetkan Kemendag telah tercapai. Penandatanganan ini membuka peluang peningkatan kerjasama perdagangan yang lebih besar di masa mendatang.
Kami berharap kontrak kerjasama dapat sesegera mungkin direalisasikan,” kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kemendag, Johni Martha yang hadir mewakili
Direktur Fasilitasi Ekspor dan Impor Kemendag Marthin, dikutip Sabtu (14/8/2021).

Beberapa produk Indonesia yang dapat didorong ekspornya ke Jerman mencakup produk mesin cetak dan fotokopi, alas kaki olahraga, bijih tembaga, resistor listrik, kelapa sawit, karet, dan coklat.

Selain itu, produk yang kerap diimpor dari Jerman antara lain mesin, produk logam seperti besi, baja, alumunium, obat-obatan dan alat kesehatan, kendaraan, dan pupuk.

Jerman merupakan salah satu negara mitra dagang Indonesia yang hubungan perdagangan bilateralnya menurun sejak tiga tahun terakhir, yaitu minus 9,43 persen.

Total perdagangan Indonesia dan Jerman pada periode Januari–Juni 2021 tercatat sebesar USD2,85 miliar. Ekspor Indonesia ke Jerman tercatat sebesar USD 1,37 miliar dan impor Indonesia dari Jerman sebesar USD 1,48 miliar, sehingga defisit nonmigas bagi Indonesia sebesar USD 113,36 juta.

Pada 2020, total perdagangan Indonesia dan Jerman mencapai USD 5,48 miliar. Ekspor Indonesia ke Jerman tercatat sebesar USD 2,46 miliar dan impor Indonesia dari Jerman sebesar USD 3,02 miliar.

Dengan demikian, Indonesia mengalami defisit neraca perdagangan terhadap Jerman sebesar USD 567,57 juta.
Komoditas ekspor unggulan Indonesia ke Jerman pada 2020 antara lain alas kaki, mesin, peralatan mekanis, bahan sandang, bijih mineral, karet dan produk-produk karet. Sedangkan komoditas
impor utama Indonesia dari Jerman, antara lain mesin, peralatan mekanis, peralatan optik, mesin listrik, kendaraan, dan beragam produk kimia. (ATN)

Tags: Asia EropaKerjasama Indonesia-Jerman
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.