• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia – Denmark Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau

by Redaksi Asiatoday
December 8, 2019
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia – Denmark Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulubelu. Foto : KESDM

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia dan Denmark sepakat melanjutkan kerja sama pengembangan Energi Baru Terbarukan (EBT) di Indonesia.

Indonesia dan Denmark sebelumnya telah melakukan penandatanganan nota kesepahaman pada 2015 terkait kerja sama di bidang energi yang meliputi percontohan energi, integrasi energi terbarukan, dan efisiensi energi.

Denmark juga telah mendukung Rencana Umum Energi Daerah (RUED) di empat provinsi, yakni Sulawesi Utara, Gorontalo, Kalimantan Selatan, dan Riau.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Hasil analisis dan rekomendasi Denmark untuk Sulawesi Utara dan Gorontalo, yakni masing-masing dapat mengembangkan energi terbarukan dari hidro dan matahari. Jika keduanya mengembangkan energi hidro dan matahari serta menggunakan gas alam untuk menggantikan batu bara, maka kedua provinsi dapat mengurangi emisi gas rumah kaca kurang lebih 50 persen pada 2030.

Kalimantan Selatan direkomendasikan untuk mengembangkan energi angin, matahari, dan natural gas combined cycles dalam menggantikan batu bara. Apabila pada 2020 provinsi ini berhasil mengembangkan EBT hingga 34 persen untuk pasokan listrik, maka emisi gas rumah kaca dapat berkurang hingga 48 persen pada 2030.

Adapun Riau dan Sumatra Selatan direkomendasikan memanfaatkan energi angin dan matahari. Kedua energi tersebut dianggap kompetitif apabila mendapatkan skema pembiayaan yang baik.

Jika bauran EBT dapat mencapai 2/3 pasokan listrik Riau pada 2030 sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) PT PLN (Persero), maka akan terjadi penghematan pembiayaan infrastruktur listrik senilai Rp13 miliar.

Menteri ESDM Arifin Tasrif mengatakan kajian dari Denmark tersebut akan diimplementasikan oleh pemerintah Indonesia. Apalagi, Denmark memiliki pengetahuan dan teknologi mengenai EBT yang dapat membuat pemanfaatannya sangat efisien. Hal tersebut yang selanjutnya akan dicontoh oleh Indonesia.

Denmark dinilai telah sukses mengembangkan energi terbarukan karena pada 2018 kontribusi EBT-nya mencapai 41% dari total produksi listrik negara tersebut. Meskipun Indonesia telah memiliki pembangkit listrik tenaga bayu (PLTB) Sidrap dan Jeneponto, tetapi masih perlu upaya ekstra untuk mencapai target EBT 23% pada 2025.

“Indonesia mempunyai sumber daya yang lebih banyak. Kami sampaikan Indonesia memiliki biomassa, biofuel, solar, dengan area yang luas yang memang kalau dimanfaatkan itu sebagiannya akan cukup menyuplai energi yang dibutuhkan dalam jangka panjang,” katanya, melalui keterangan tertulis yang diterima Sabtu (7/12/2019).

Minister of Development of Cooperation of Denmark Rasmus Prehn mengatakan empat provinsi yang telah dikaji memiliki potensial yang cukup besar dalam mengembangkan EBT. Keempat wilayah tersebut akan menjadi percontohan untuk wilayah Indonesia lainnya.

Apabila keempat provinsi tersebut mengembangkan EBT sesuai kajian Denmark, akan memberikan solusi efisiensi biaya untuk pengembangan energi hijau di Indonesia. Potensi penghematan keuangan Indonesia jika kajian tersebut diimplementasikan, yakni senilai US$2 miliar selama 2019 hingga 2030.

“Kami yakin telah memilih wilayah yang tepat sehingga kami punya kesempatan untuk meningkatkannya di wilayah Indonesia lainnya,” imbuhnya. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: EBTEnergi Baru TerbarukanEnergi HijauGreen EnergyKerjasama Indonesia-DenmarkKESDM
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.