• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Dipercaya Pimpin Kerja Sama Vaksin Multilateral COVAX-AMC EG

by Redaksi Asiatoday
January 14, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Serukan Penghapusan Total Senjata Nuklir Global

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia melalui Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Retno LP Marsudi terpilih menjadi salah satu ketua bersama (co-chair) dari program kerja sama vaksin multilateral  COVAX  Advance  Market Commitment (AMC) Engagement Group (EG).

“Pada dini hari 13 Januari 2021 kami mendapatkan kabar dari GAVI,  the  Vaccine  Alliance  melalui  PTRI Jenewa bahwa Menteri Luar Negeri Indonesia telah terpilih menjadi salah satu Co-Chair COVAX Advance Market Commitment (AMC) Engagement Group (EG),” ujar Menlu dalam pernyataan tertulisnya, dikutip Kamis (14/01/2021).

Menlu RI akan memimpin kerja sama ini dengan dua orang ketua lainnya, yaitu Menteri Kesehatan Ethiopia Lia Tadesse mewakili negara AMC dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada Karina Gould mewakili negara donor.

RelatedPosts

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Retno mengungkapkan, Indonesia terpilih menjadi salah satu ketua setelah memperoleh suara terbanyak atau 41 persen dalam pemungutan suara yang dilakukan oleh 92 negara yang tergabung dalam AMC 92 Economies.

“Kita maknai terpilihnya  Indonesia  dengan suara terbanyak ini paling tidak dari dua sisi. Pertama, tentunya ini  merupakan wujud dari kepercayaan dunia internasional terutama negara berkembang kepada Indonesia. Kedua, ini merupakan tanggung jawab besar Indonesia bagi terwujudnya kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.  Tanggung  jawab besar ini harus ditunaikan sebaik mungkin,” tegasnya.

Indonesia, ujar Retno, juga sejak awal pandemi telah secara konsisten terus menyuarakan prinsip kesetaraan akses vaksin bagi semua negara.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), sebutnya, berkali-kali menyerukan pentingnya masalah kesetaraan  akses vaksin  bagi semua negara ini di berbagai forum internasional termasuk dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ASEAN, KTT G20, KTT APEC, maupun dalam Sidang Majelis Umum PBB.

“Kita meyakini bahwa pandemi dunia ini tidak akan dapat diselesaikan apabila semua negara belum dapat menyelesaikan pandemi di negara masing-masing,” ujarnya.

COVAX-AMC EG merupakan forum antara 92 negara AMC dengan negara negara donor untuk pengadaan dan distribusi vaksin bagi negara AMC.

COVAX Facility memiliki target pengadaan vaksin bagi 20 persen dari populasi  setiap negara AMC dan mendukung kesiapan negara AMC untuk melakukan rencana  vaksinasi  nasional.

“Tentunya pengadaan akan dilakukan secara bertahap karena masih terbatasnya vaksin yang tersedia bagi semua negara,” ujar Menlu.

Retno mengakui target pengadaan vaksin oleh COVAX tersebut bukan hal yang mudah untuk dijalankan, baik  dari  sisi  sumber daya yang tersedia sampai kesiapan semua negara dalam menerima vaksin-vaksin tersebut. Namun ia meyakini kerja sama erat dari semua negara akan membantu tercapainya target yang telah ditetapkan.

Menindaklanjuti tanggung jawab barunya ini, Retno menyampaikan akan melakukan komunikasi intensif dengan GAVI yang bermarkas di Swiss ini melalui PTRI Jenewa.

“Tim  PTRI  Jenewa  akan  segera  lakukan  komunikasi  intensif dengan GAVI. Tim Jakarta juga telah kita persiapkan. Sementara saya juga akan hubungi dua chairs (ketua) lain untuk mulai menjalin komunikasi,” tutupnya. (ATN)

Tags: COVAXMenlu RIUnited NationsWHO
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.