• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Gagas Konferensi ASEAN Heritage Parks untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati

by Redaksi Asiatoday
November 10, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Gagas Konferensi ASEAN Heritage Parks untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati 1

Taman Nasional Gunung Leuser, Satu dari Tujuh taman nasional di Indonesia yang dideklarasikan menjadi AHP ASEAN. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia memprakarsai Konferensi ASEAN Heritage Parks (AHP) yang digelar di Bogor, Jawa Barat, Selasa (1/11/2022).

Konferensi ini menjadi salah satu program percontohan dari ASEAN, yang bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola kawasan yang kaya dengan keanekaragaman hayati (biodiversity) secara efektif dan mempromosikan kerja sama yang lebih besar di antara negara-negara anggota ASEAN dalam melestarikan dan mengelola kawasan lindung.

Wakil Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Alue Dohong mengungkapkan, hingga kini sudah ada 51 AHP di negara ASEAN yang terdiri dari 33 kawasan terestrial, 9 kawasan laut dan 9 kawasan lahan basah.

RelatedPosts

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

Adapun Indonesia memiliki 7 taman nasional yang dideklarasikan menjadi AHP ASEAN yaitu Taman Nasional Gunung Leuser, Taman Nasional Kerinci Seblat, Taman Nasional Way Kambas, Taman Nasional Kepulauan Seribu, Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung, Taman Nasional Wakatobi dan Taman Nasional Lorentz.

“Konferensi ini diharapkan akan memperluas peran AHP dalam perlindungan ekosistem dan pemulihan pandemi melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan dan menerapkan pengelolaan ekosistem, strategi restorasi, dan membangun ketahanan,” ungkap Alue Dohong.

Saat ini, tutupan hutan di Indonesia kurang lebih 95 juta hektar atau sekitar 51% dari total luas daratan 187 juta Ha.

“Kawasan berhutan sebesar ini tentunya merupakan cadangan karbon sekaligus modal utama dalam perlindungan lingkungan dan iklim,” imbuhnya.

Saat ini terdapat 568 kawasan dilindungi termasuk 55 Taman Nasional di Indonesia yang tersebar dari Sabang sampai Merauke; mulai dari perwakilan ekosistem terumbu karang di perairan laut hingga hutan alpine pada ketinggian lebih dari 3.000 meter di atas permukaan laut. Beberapa di antaranya diakui sebagai International Recognition seperti World Heritage Site (7 unit), Biosphere Reserve (64 unit), Ramsar Site (7 unit), AHP (7 unit) dan Global Geopark (4 unit).

“Pengakuan tersebut merupakan bukti pentingnya kawasan hutan dan laut serta keanekaragaman hayati Indonesia bagi kepentingan regional dan internasional,” tambahnya.

Menurut Alue Dohong, Pemerintah Indonesia, secara regional dan global, telah melakukan upaya besar untuk mengatasi tantangan dalam melestarikan paru-paru bumi.

“Namun, untuk saat ini kita membutuhkan harapan yang masuk akal, motivasi yang besar, visi yang tajam, kemitraan yang kuat dan kemauan untuk menciptakan upaya konservasi yang sukses dan strategis sebagai gerakan global,” tegasnya.

“Kami memahami bahwa konservasi hanya akan berhasil dan benar-benar berhasil jika komunitas dan project di seluruh dunia mampu menghentikan dan membalikkan tren penurunan spesies dan ekosistem. Oleh karena itu, untuk mewujudkannya, kita sangat membutuhkan transformasi sistemik,” jelasnya.

Implementasi transformasi sistemik tersebut dilakukan melalui beberapa cara, yaitu melindungi potensi keanekaragaman hayati dan jasa lingkungan di taman nasional dengan melibatkan masyarakat sekitar kawasan lindung, menangani kawasan terbuka melalui kebijakan resolusi konflik tenurial dan restorasi ekosistem, meningkatkan partisipasi masyarakat melalui kemitraan konservasi dan pemberdayaan masyarakat, serta meningkatkan kesadaran untuk menjaga ekosistem hutan dan laut.

“Ada juga mengoptimalkan koordinasi multi-stakeholder seperti kementerian lembaga lain, pemerintah daerah, swasta atau pihak lain dalam mendukung kebijakan pembangunan kawasan yang bersinggungan dengan kawasan lindung; dan Meningkatkan pengelolaan pengembangan kawasan lindung melalui peningkatan efektivitas pengelolaan kawasan lindung,” urainya.

“Biodiversitas adalah tulang punggung bagi kelestarian lingkungan, ekonomi dan sosial. Untuk itu, mari kita jaga untuk konservasi, kita lindungi dan kita manfaatkan secara berkelanjutan,” pungkas Alue Dohong.

Untuk lebih memperkuat jaringan AHP, ASEAN Center for Biodiversity (ACB), sebagai AHP Sekretariat mengadakan AHP Konferensi setiap 3 tahun sekali dan berfungsi sebagai tempat untuk meningkatkan berbagi pengetahuan dan meningkatkan AHP. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ASEAN Center for BiodiversityASEAN Heritage ParksBiodiversityKawasan KonservasiKeanekaragaman HayatiTaman Nasional
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.