• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, June 30, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Event

Indonesia Gelar Pameran Seni Rupa Bertajuk “Weaving the Ocean” di Bali

by Redaksi Asiatoday
December 16, 2020
in Event
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Gelar Pameran Seni Rupa Bertajuk “Weaving the Ocean” di Bali

Pameran Seni Rupa Bertajuk “Weaving the Ocean” di Bali. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – ​Kementerian Luar Negeri menggelar pameran seni rupa bertajuk “Weaving the Ocean” yang diadakan di Sofitel Hotel, Nusa Dua, Bali. Pameran dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan tahunan yang digelar Kemlu yaitu Bali Democracy Forum (BDF) ke-13 dengan menerapan protokol kesehatan pada tanggal 10 Desember 2020.

Pameran ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Road to the 13th BDF Economic Pillar yang dilakasanakan pada 5 – 6 November 2020 lalu. Kegiatan Economic Pillar yang bertemakan “Pemberdayaan UMKM Untuk Pemulihan Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Pasca-Pandemi” ini melibatkan seluruh elemen terkait dalam sebuah diskusi, mulai dari kalangan pemerintah, masyarakat madani, akademisi, dan pelaku UMKM baik dari dari dalam maupun luar negeri, termasuk seniman (artist) Ari Bayuaji.

‘Weaving the Ocean’ adalah proyek seni rupa kontemporer yang diprakarsai oleh perupa Ari Bayuaji, dimulai pada awal masa pandemic COVID-19 di Bali. Inisiatif ini merespon kondisi ekonomi Bali yang kian memprihatinkan. Pandemik ini telah menghantam sektor ekonomi unggulan Bali, yakni pariwisata dan UMKM, yang sangat bergantung dengan kedatangan turis. Masyarakat Bali pada umumnya bekerja pada sektor-sektor ini, pada akhirnya harus kehilangan pekerjaan dan mengalami keterpurukan ekonomi,” demikian dikutip Rabu (16/12/2020).

RelatedPosts

Glitter Set to Hold Solo Concert, Arvindo Aims to Bring Child-Friendly Entertainment

Indonesia Targets Strategic Global Partnership Role at Salone del Mobile Milan 2026

Shaucha Fest Vol. 1 2026 Held in Surabaya

Lebih dari sekedar memberdayakan penenun-penenun yang kehilangan mata pencahariannya akibat pandemi COVID-19 ini, Weaving the Ocean project memiliki nilai positif terhadap kelestarian alam.

“Kain tenun” yang dihasilkan oleh Weaving the Ocean adalah berbahan tenun dari alam yaitu tali-tali plastik yang ditemukan di kawasan hutan bakau di daerah Sanur.

Karenanya, tidak hanya mempekerjakan para penenun, namun proyek seni ini juga melibatkan beberapa nelayan untuk mengumpulkan tali-tali plastik dari Laut. (ATN)

Tags: Save OceanSeni Rupa
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank: US$12 Billion a Year Could Create 5 Million Jobs in MENA
  • Indonesia Charges 35 Indians Over Alleged Dubai-Linked Gambling Ring
  • China Escalates Trade War, Blacklists 20 Japanese Companies in Major Export Crackdown
  • Indonesia Slashes Industrial LNG Prices by 37% to Shield Manufacturers and Protect Jobs
  • Asia Drives Global Growth, Holds US$7 Trillion in FX Reserves
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.