• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia harus Ambil Manfaat Ekonomi dari Mitigasi Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia harus Ambil Manfaat Ekonomi dari Mitigasi Perubahan Iklim

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pertemuan Experts Meeting United Nations Forum Climate Change Commite (UNFCCC) di gedung Asian Development Bank (ADB), Manila, yang berlangsung tanggal 11-12 Juli 2019, terungkap bahwa studi International Institute for Applied Systems Anaysis (IIASA) rata-rata investasi per tahun yang dibutuhkan untuk mitigasi perubahan iklim dapat mencapai 820 miliar U$ dollar pada periode 2010-2050, dan sebagian besar di wilayah Asia.

“Indonesia perlu mengambil peluang untuk memperoleh manfaat ekonomi bersamaan dengan upaya mitigasi sesuai komitmen dalam Paris Agreement,” ujar Mahawan Karuniasa, dosen Ilmu Lingkungan yang menjadi salah satu nara sumber dalam pertemuan tersebut, kepada ASIATODAY.ID, Rabu (17/7/2019).

Manahan mengungkapkan, pertemuan yang diselenggarakan Standing Committee on Finance (SCF), salah satu badan di bawah UNFCCC, ditujukan untuk menentukan kebutuhan finansial negara berkembang untuk memenuhi komitmen Perjanjian Paris.

RelatedPosts

Pacific Climate Crisis: Papua’s Last Glacier Nears Extinction

Indonesia Leads Southeast Asia’s Push for Deep-Sea Research Independence

Australia and Indonesia Lead Regional Ocean Conservation Initiative

“Melihat portofolio investasi global terkait perubahan iklim, Indonesia perlu fokus pada peningkatan investasi dalam bidang efisiensi energi dan energi terbarukan. Pengembangan ekosistem industri untuk keperluan tersebut serta pembangunan sumber daya manusianya menjadi kunci keberhasilan,” terangnya.

Lain hal, di sektor energi berbasis fosil memurutnya akan terjadi disinvestasi, sedangkan dibandingkan baseline, investasi untuk mitigasi akan meningkat pada bidang efisiensi energi dan energi terbarukan.

“Jika dimanfaatkan dengan baik, tentu akan mendorong perekonomian nasional dan tetap sejalan dengan kebijakan Pembangunan Nasional Rendah Karbon,” tandasnya.(AT)

Tags: ADBAsian Development BankClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyGlobal WarmingGreen BusinessIklim GlobalInvestasi GlobalUNFCCC
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.