• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia harus Ambil Manfaat Ekonomi dari Mitigasi Perubahan Iklim

by Redaksi Asiatoday
April 17, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia harus Ambil Manfaat Ekonomi dari Mitigasi Perubahan Iklim

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pertemuan Experts Meeting United Nations Forum Climate Change Commite (UNFCCC) di gedung Asian Development Bank (ADB), Manila, yang berlangsung tanggal 11-12 Juli 2019, terungkap bahwa studi International Institute for Applied Systems Anaysis (IIASA) rata-rata investasi per tahun yang dibutuhkan untuk mitigasi perubahan iklim dapat mencapai 820 miliar U$ dollar pada periode 2010-2050, dan sebagian besar di wilayah Asia.

“Indonesia perlu mengambil peluang untuk memperoleh manfaat ekonomi bersamaan dengan upaya mitigasi sesuai komitmen dalam Paris Agreement,” ujar Mahawan Karuniasa, dosen Ilmu Lingkungan yang menjadi salah satu nara sumber dalam pertemuan tersebut, kepada ASIATODAY.ID, Rabu (17/7/2019).

Manahan mengungkapkan, pertemuan yang diselenggarakan Standing Committee on Finance (SCF), salah satu badan di bawah UNFCCC, ditujukan untuk menentukan kebutuhan finansial negara berkembang untuk memenuhi komitmen Perjanjian Paris.

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

“Melihat portofolio investasi global terkait perubahan iklim, Indonesia perlu fokus pada peningkatan investasi dalam bidang efisiensi energi dan energi terbarukan. Pengembangan ekosistem industri untuk keperluan tersebut serta pembangunan sumber daya manusianya menjadi kunci keberhasilan,” terangnya.

Lain hal, di sektor energi berbasis fosil memurutnya akan terjadi disinvestasi, sedangkan dibandingkan baseline, investasi untuk mitigasi akan meningkat pada bidang efisiensi energi dan energi terbarukan.

“Jika dimanfaatkan dengan baik, tentu akan mendorong perekonomian nasional dan tetap sejalan dengan kebijakan Pembangunan Nasional Rendah Karbon,” tandasnya.(AT)

Tags: ADBAsian Development BankClimate ChangeClimate CrisisClimate EmergencyGlobal WarmingGreen BusinessIklim GlobalInvestasi GlobalUNFCCC
No Result
View All Result

Terbaru

  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.