• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Jajaki Peningkatan Ekspor Kopi ke Tunisia

by Redaksi Asiatoday
March 17, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kopi Arabika dari Gowa Siap Menembus  Pasar Eropa

Arabika, jenis kopi unggulan Kabupaten Gowa. Setiap tahunnya Kabupaten Gowa menghasilkan kopi sebanyak 2.577 ton dengan luas lahan 4.931 hektare (ha). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia terus membidik perluasan pasar ekspor komoditi pertanian secara global, termasuk ke Tunisia.

Duta Besar Indonesia untuk Tunisia Zuhairi Misrawi terus menjajaki peningkatan ekspor kopi Indonesia dengan mengunjungi perusahaan kopi terbesar di negeri itu.

“Kami punya program khusus untuk menjajaki diplomasi dan peningkatan ekspor kopi di Tunisia. Sebab itu, kami mengunjungi salah satu perusahaan kopi terbesar di Tunisia, Bondin,” kata Zuhairi dalam keterangan tertulis dari KBRI Tunis yang diterima di Jakarta, Kamis (17/3/2022).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Kopi Indonesia, baik jenis robusta maupun arabica, sudah menembus pasar Timur Tengah, termasuk Tunisia, kata dia.Ia mengatakan Bondin, yang didirikan pada 1934, sudah menguasai 50 persen pasar kopi di Tunisia.

Selama ini, perusahaan itu mengimpor kopi dari Brazil, Turki, Vietnam, Indonesia, Tanzania, Kenya, dan beberapa negara Afrika lainnya, kata Zuhairi.

Dia mengatakan kopi dari Indonesia mempunyai keistimewaan dari segi kualitas dan harga yang kompetitif.

“Jika kopi Indonesia mampu menguasai pasar Mesir, Arab Saudi, Qatar, dan beberapa negara lainnya, maka saatnya kita lebih serius dan agresif mengenalkan dan memasarkan kopi Indonesia. Bondin sangat tertarik dengan peradaban kopi Nusantara, dan ingin mengimpor kopi dari kita,” kata dia.

Menurut Zuhairi, dari sisi prosedur yang harus dilakukan adalah mempercepat kesepakatan perdagangan Preferential Trade Agreement(PTA) yang sedang dinegosiasikan oleh Kementerian Perdagangan Indonesia danTunisia.

“Saya optimis kita bisa melakukan diplomasi dan meningkatkan ekspor kopi kita ke Tunisia. Responnya sangat bagus. Setelah selesainya Preferential Trade Agreement, harga bisa sangat kompetitif dengan negara-negara lain, karena kualitas kopi kita lebih baik,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Ekspor KopiKerjasama Indonesia-Tunisia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.