• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Kuasai Pasar Otomotif di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
October 7, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Kuasai Pasar Otomotif di Asia Tenggara

Penjualan mobil di Indonesia. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pasar otomotif di Asia Tenggara kini dikuasai Indonesia.

ASEAN Automotive Federation mencatat, per Agustus 2021 Indonesia memimpin penjualan otomotif sebesar 83.319 unit mobil, atau meningkat 123,5 persen jika year on year di tahun 2020.

Setelah Indonesia, pasar terbesar kedua di ASEAN ada di Thailand dengan mencapai 42.176 unit kendaraan, menyusul Malaysia dengan penjualan sebanyak 17.500 unit kendaraan.

RelatedPosts

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Indonesia’s $2.5 Billion Nickel Bet Faces Global ESG Test as Investment Boom Accelerates

Secara keseluruhan, penjualan mobil di ASEAN periode Janauri-Agustus sudah mencapai 1.679.513 unit kendaraan. Angka ini membaik sekitar 20,9 persen jika dibandingkan year on year sebelumnya.

Meningkatnya penjualan mobil di Indonesia didukung oleh insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) yang dibebaskan. Bahkan pemerintah membeberkasn diskon PPnBM hingga akhir tahun 2021.

Insentif PPnBM ini diatur PMK 120/PMK 010/2021, besaran insentif diskon PPnBM Kendaraan Bermotor yang semula diberikan dari Maret hingga Agustus 2021 diperpanjang menjadi hingga Desember 2021.

Insentif yang diperpanjang meliputi, PPnBM DTP 100 persen untuk segmen kendaraan bermotor penumpang dengan kapasitas mesin sampai dengan 1.500 cc, PPnBM DTP 50 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4×2 dengan kapasitas mesin >1.500 cc s.d. 2.500 cc, serta PPnBM DTP 25 persen untuk kendaraan bermotor penumpang 4×4 dengan kapasitas mesin >1.500 cc s.d. 2.500 cc.

Kelebihan PPnBM dan/atau PPN atas pembelian kendaraan bermotor pada bulan September 2021 akan dikembalikan atau refund oleh Pengusaha Kena Pajak yang melakukan pemungutan.

Kebijakan insentif PPnBM DTP kendaraan bermotor ini menjadi salah satu bukti kehadiran APBN dan kebijakan fiskal yang responsif di tengah pandemi. (ATN)

Tags: Asia OtomotifIndustri Otomotif
No Result
View All Result

Terbaru

  • ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution
  • Indonesia Tells Global Leaders: Net Zero Means Nothing Without Nature
  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.