• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Minta Arab Saudi Putuskan Nasib Ibadah Haji 2020

by Redaksi Asiatoday
May 11, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Hadirkan 10 Inovasi Layanan Haji 2020

Jamaah Haji di Mekkah, Arab Saudi. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama memberikan batas waktu bagi pemerintah Arab Saudi untuk mengumumkan kepastikan pelaksanaan haji 1441 H pada 20 Mei 2020.

Batas waktu ini untuk mempermudah Kemenang menghitung waktu persiapan pelaksanaan haji.

Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa`adi mengatakan hingga kini pemerintah Arab Saudi belum mengumumkan kepastikan ibadah haji baik pembatalan maupun pelaksaaan.

RelatedPosts

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Kemenag mengusulkan batas waktu terakhir kepastian haji 1441 H kepada Saudi adalah pada 20 Mei 2020 atau akhir bulan Ramadan nanti hingga pekan kedua Juni atau sebelum negara itu menetapkan libur musim panas.

“Urgensi adanya batas waktu itu dimaksudkan sebagai dasar bagi pemerintah menilai ketersediaan waktu yang paling memungkinkan dalam pelaksanaan haji 1441 H/2020 dalam suasana dan atau situasi yang tidak normal,” jelasnya di forum rapat kerja dengan Komisi VIII DPR RI, Senin (11/5/2020).

Sementara itu, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Nizar mengatakan jika baru diputuskan setelah libur musim panas, maka akan memperpendek waktu persiapan pelaksanaan haji.

“Untuk persiapan terlalu mepet karena operasional haji dimulai bulan Zul Qa’dah,” jelasnya.

Kementerian Agama juga telah menyiapkan dua skenario terkait ketidakpastian penyelenggaraan haji 2020. Pertama penyelenggaraan haji dilaksanakan dengan pembatasan dengan asumsi haji tetap dilaksanakan dengan pembatasan kuota.

Kedua, Saudi tidak menyelenggarakan ibadah haji dengan asumsi kondisi di Arab Saudi belum memungkinkan penyelenggaraan haji seperti tahun sebelumnya atau menuntup haji dari negara manapun. (ATN)

Tags: Arab SaudiHajiJemaah HajiJemaah Haji IndonesiaKemenag
No Result
View All Result

Terbaru

  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.