• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Indonesia Mulai Buka Kawasan Ekowisata dan Taman Nasional

by Redaksi Asiatoday
June 27, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Mulai Buka Kawasan Ekowisata dan Taman Nasional

Taman Nasional Batang Gadis. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia mulai membuka taman nasional dan kawasan ekowisata secara bertahap. Pembukaan tetap akan mengikuti protokol kesehatan covid-19.

“Pembukaan dilakukan atas pertimbangan kebutuhan masyarakat untuk dapat menghirup udara segar secara langsung. Butuh alam yang tenang dan nyaman,” kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, saat dihubungi Jumat (26/6/2020).

Pemerintah membuka secara bertahap taman nasional (TN), taman wisata alam (TWA), dan suaka margasatwa (SM). Pembukaan dilakukan pada Senin 22 Juni 2020 oleh Satgas Covid-19 Pusat.

RelatedPosts

Bali Branded Unsafe as South Korea Issues Travel Warning

War Fallout Dims Dubai’s Glitter

Middle East War Shocks Global Travel: Over 4,500 Foreign Tourists Stranded in Thailand

“Tahap pertama meliputi kunjungan wisata alam secara terbatas. Kami akan menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat,” kata Siti.

Penetapan pembukaan kawasan wisata atau reaktivasi TN/TWA/SM tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri LHK No. SK.261/MENLHK/KSDAE/KSA.0/6/2020 tanggal 23 Juni 2020. Keputusan menteri itu berisi tentang kebijakan reaktivasi secara bertahap kawasan taman nasional (TN), taman wisata alam (TWA), dan suaka margasatwa (SM) dalam kondisi transisi akhir covid-19 atau new normal).

“Kebijakan aktivasi ini merupakan langkah untuk boosting kegiatan pemulihan ekosistem dan ekowisata berkelanjutan (sustainable eco-tourism),” kata Siti Nurbaya. 

Total ada 29 TN, TWA, maupun SM yang sudah dibuka secara terbatas. Taman nasional itu berada di zona hijau dan kuning dalam kriteria covid-19. Unit Pelaksana Teknis (UPT) KLHK dan 29 pemerintah daerah telah melakukan berbagai persiapan di tingkat tapak guna memastikan tidak terjadinya penyebaran covid-19.

“Langkah ini harus dan perlu dilakukan karena dibuka atau tidaknya TN,TWA, dan SM untuk kunjungan wisata adalah mendasarkan rekomendasi dari Satgas Covid-19 setempat. Ini juga arahan dari gubernur dan wali kota/bupati,” kata Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Eksosistem KLHK, Wiratno. (ATN)

Tags: EkowisataTaman Nasional
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • Bangladesh’s Banking Crisis Deepens as World Bank Unveils $450 Million Rescue Package
  • Indonesia Accelerates Rare Earth Ambitions, Partners with Malaysia in Global Race for Critical Minerals
  • Southeast Asia Faces Refugee Crisis as Aid Shrinks and Human Trafficking Risks Surge
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.