• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia Mulai Garap Hidrogen Sebagai Sumber Energi

by Redaksi Asiatoday
July 15, 2021
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia – Denmark Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulubelu. Foto : KESDM

ASIATODAY.ID, JAKARTA –  Indonesia mulai menggarap hidrogen sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan.

Terobosan itu datang dari PT Pertamina (Persero). Pasalnya, potensi bisnis pengembangan hidrogen sebagai sumber energi mencapai USD40 miliar.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, estimasi konsumsi hidrogen di Indonesia pada tahun lalu mencapai 2,5 metrik ton per hari. Jumlah itu dinilai sangat potensial untuk dikembangkan di masa depan.

RelatedPosts

U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions

Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition

Firmed Solar Undercuts Most of Asia’s Planned Gas, and EVs Can Save Over $300 Billion a Year in Oil Imports

“Kami sudah hitung, potensinya bisa mencapai sekitar USD40 miliar,” papar Nicke di forum Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/3/2021).

Menurut Nicke, hidrogen merupakan energi yang paling potensial digunakan untuk sumber energi bersih di masa depan. Sebab, hidrogen lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan penggunaan baterai.

Dikatakan, penggunaan baterai masih dapat menyisakan limbah dari pengolahan baterai saat diproduksi dan setelah digunakan, sementara hidrogen sama sekali tidak menyisakan limbah.

“Indonesia sekarang banyak bicara tentang electric vehicle (EV) battery, tetapi negara-negara lain sudah mulai mengembangkan hidrogen karena ini lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Nicke mengungkapkan, Pertamina telah menetapkan peta jalan untuk pengembangan hidrogen hijau dan hidrogen biru. Saat ini, proyek kilang hidrogen hijau tengah dibangun dengan kapasitas 22—100 kilogram per hari.

Fasilitas tersebut dibangun di lapangan panas bumi Ulubelu yang rencananya akan mulai beroperasi penuh pada 2022. (ATN)

Tags: Energi Baru TerbarukanGreen EnergyHidrogenPertamina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Challenges Singapore and Dubai as It Unveils Ambitious Global Financial Center Strategy
  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.