• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia Mulai Garap Hidrogen Sebagai Sumber Energi

by Redaksi Asiatoday
July 15, 2021
in GREEN ENERGY
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia – Denmark Lanjutkan Kerja Sama Pengembangan Energi Hijau

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi Ulubelu. Foto : KESDM

ASIATODAY.ID, JAKARTA –  Indonesia mulai menggarap hidrogen sebagai sumber energi listrik yang ramah lingkungan.

Terobosan itu datang dari PT Pertamina (Persero). Pasalnya, potensi bisnis pengembangan hidrogen sebagai sumber energi mencapai USD40 miliar.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan, estimasi konsumsi hidrogen di Indonesia pada tahun lalu mencapai 2,5 metrik ton per hari. Jumlah itu dinilai sangat potensial untuk dikembangkan di masa depan.

RelatedPosts

INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership

Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

“Kami sudah hitung, potensinya bisa mencapai sekitar USD40 miliar,” papar Nicke di forum Investor Daily Summit 2021, Rabu (14/3/2021).

Menurut Nicke, hidrogen merupakan energi yang paling potensial digunakan untuk sumber energi bersih di masa depan. Sebab, hidrogen lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan penggunaan baterai.

Dikatakan, penggunaan baterai masih dapat menyisakan limbah dari pengolahan baterai saat diproduksi dan setelah digunakan, sementara hidrogen sama sekali tidak menyisakan limbah.

“Indonesia sekarang banyak bicara tentang electric vehicle (EV) battery, tetapi negara-negara lain sudah mulai mengembangkan hidrogen karena ini lebih ramah lingkungan,” jelasnya.

Nicke mengungkapkan, Pertamina telah menetapkan peta jalan untuk pengembangan hidrogen hijau dan hidrogen biru. Saat ini, proyek kilang hidrogen hijau tengah dibangun dengan kapasitas 22—100 kilogram per hari.

Fasilitas tersebut dibangun di lapangan panas bumi Ulubelu yang rencananya akan mulai beroperasi penuh pada 2022. (ATN)

Tags: Energi Baru TerbarukanGreen EnergyHidrogenPertamina
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kana Cooperative Wins Two National Awards for Economic and Social Impact
  • Indonesia’s Bauxite Breakthrough Signals New Era of Downstream Investment
  • Asia Powers Global Demand for World Bank’s US$1.5 Billion Sustainable Bond
  • 30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance
  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.