• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, July 17, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Indonesia Mulai Rancang Penambahan Pembangkit Bioenergi Sebesar 600 MW

by Redaksi Asiatoday
January 29, 2022
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
ADB Gelontarkan Rp8,58 Triliun ke PLN Bangun Energi Hijau di Indonesia

Jaringan listrik PLN. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia berencana menambah pembangkit bioenergi hingga 600 megawatt (MW) dalam kurun waktu 9 tahun ke depan.

Langkah ini sebagai upaya untuk meningkatkan bauran listrik bersih, sekaligus diversifikasi demi mendukung ketahanan energi nasional.

“Selain energi surya, pembangkit listrik tenaga bioenergi juga mempunyai potensi besar untuk dikembangkan secara massal. Selama 9 tahun ke depan targetnya terjadi penambahan 600 MW,” kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi, Kementerian Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

RelatedPosts

INPEX Advances Indonesia’s Energy Future with Abadi Masela LNG Partnership

Indonesia Launches US$20.9 Billion Abadi LNG Megaproject

Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT

Menurut Dadan, Indonesia memiliki potensi bioenergi yang besar karena berbasis pertanian dengan tanah yang subur, sehingga bisa dikembangkan menjadi pembangkit beban dasar yang dapat menghasilkan listrik secara terus menerus atau base load.

“Pembangkit listrik bioenergi bisa dikembangkan hampir di seluruh wilayah Indonesia,” imbuhnya.

Berdasarkan data Kementerian ESDM, kapasitas terpasang listrik bioenergi di Indonesia mencapai 1.920 MW pada 2021.

Setrum bioenergi menduduki peringkat ketiga terbesar dalam daftar energi terbarukan di Indonesia setelah air dan panas bumi yang masing-masing memiliki kapasitas sebesar 6.601 MW, dan 2.276 MW.

Bioenergi merupakan sumber energi bersih yang paling lengkap, karena bisa menghasilkan listrik sekaligus bahan bakar, sehingga dapat menggantikan kedudukan bahan bakar fosil.

Optimalisasi bioenergi melalui biogas di Indonesia, berpotensi menggantikan 68 persen permintaan gas alam dan menurunkan emisi sebesar 12,1 persen.

Selain itu, pengembangan biogas dari limbah organik juga akan berdampak baik terhadap perekonomian dalam negeri dengan membuka setidaknya 160.000 peluang kerja.

Saat ini, pemerintah telah menyusun strategi untuk memfasilitasi pengembangan bioenergi, terutama dari limbah industri pertanian dan pengolahan kayu.

Strategi itu tercipta melalui kerjasama antara Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Kementerian ESDM dan Kementerian Lingkungan Hidup, Konservasi Alam, serta Keamanan Nuklir Pemerintah Jerman. (ATN)

Tags: BioenergiEnergi Baru TerbarukanGreen Energy
No Result
View All Result

Terbaru

  • Kana Cooperative Wins Two National Awards for Economic and Social Impact
  • Indonesia’s Bauxite Breakthrough Signals New Era of Downstream Investment
  • Asia Powers Global Demand for World Bank’s US$1.5 Billion Sustainable Bond
  • 30 Countries Unite to Create WAICO, Aiming to Redefine Global AI Governance
  • Indonesia Deepens Asia Trade Push
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.