• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Diplomat Corner

Indonesia Peluang Besar Dominasi Pasar Asia Pasifik dan Afrika

by Redaksi Asiatoday
August 5, 2022
in Diplomat Corner
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Temuan Gunung Emas di Kongo, Potensinya Capai 90 Persen Mineral Berharga di Dunia

Provinsi Kivu Selatan, Kongo, Afrika. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia peluang besar mendominasi pasar di kawasan Asia Pasifik dan Afrika.

Pasalnya, pada tahun 2040 penduduk dunia yang akan tumbuh hanya di kawasan itu. Tidak heran, Asia Pasifik dam Afrika diproyeksi menjadi pusat pertumbuhan dunia.

Menurut Duta Besar RI untuk Zimbabwe dan Zambia Dewa M. Juniarta Sastrawan, Indonesia bisa memainkan peran besar apalagi saat ini hubungan Indonesia dengan negara di kawasan Afrika juga terjalin dengan baik sehingga peluang untuk mendongkrak perdagangan serta investasi juga terbuka lebar.

RelatedPosts

Ramadan in Kuwait Under the Shadow of the Iran-Israel War

Indonesian Embassy in Riyadh Issues 7 Urgent Directives for Citizens in Saudi Arabia

Russia Distances Itself as Indonesia Joins Board of Peace

“Pada 2040 nanti, hanya Afrika dan Asia Pasifik yang penduduknya tumbuh, dan diperkirakan kedua wilayah ini akan menjadi pusat pertumbuhan dunia. Contohnya saja Afrika. Perdagangan Indonesia dengan negara kawasan Afrika terus meningkat, bahkan pada 2019 terjadi peningkatan hingga 200 persen,” paparnya dalam forum bisnis Trade Expo Indonesia (TEI) secara virtual, Kamis (4/11/2021).

Hubungan baik Indonesia dengan negara di kawasan Afrika menjadi kunci untuk meningkatkan hubungan dagang atau kerja sama ekonomi dunia.

Sementara itu terkait Zimbabwe, pemerintah negara ini mempunyai visi 2030 menjadi negara berpenghasilan menengah atas. Hal ini didukung dengan strategi rencana pembangunan lima tahunan, periode pertama 2020-2025 dan kedua 2026-2030.

Zimbabwe juga memiliki perencanaan ekonomi yang jelas melalui strategi pembangunan jangka pendek, menengah, dan panjang.

“Hal ini menjadi kesempatan untuk perdagangan dan investasi. Dari beberapa strategi tersebut akan menjadi peluang ekspor komoditas untuk diproduksi di Zimbabwe. Misalnya minyak kelapa sawit Indonesia diolah menjadi minyak goreng di Zimbabwe,” urainya.

Untuk produk lainnya khususnya produk jadi, pemerintah Zimbabwe memberikan kebijakan baru yaitu subsidi untuk para importir. Produk impor tersebut difasilitasi dengan tidak dikenakan bea masuk hingga produk tersebut terjual.

“Ini memberikan dampak positif bagi perdagangan Indonesia. Kami terus mencoba untuk mempromosikan kepada pelaku usaha Indonesia agar memanfaatkan kesempatan ini,” ujarnya.

Sedangkan untuk Zambia, pemerintah negara ini berkomitmen dalam proses pemulihan ekonomi dan ini akan memberikan peluang juga bagi Indonesia. Selain itu, Indonesia juga akan lebih diuntungkan dengan dengan adanya perjanjian Africa Continent Free Trade Agreement (ACFTA).

Dewa menambahkan, pembeli (buyer) dari Zimbabwe selalu berpartisipasi dalam TEI dari waktu ke waktu. Sebagian besar buyer tersebut telah melakukan kontak dengan pelaku usaha Indonesia.

“Diharapkan buyer dapat melakukan kontak lebih jauh dengan pelaku usaha peserta TEI-DE. Kami akan selalu memfasilitasi pelaku usaha Indonesia, Zimbabwe, dan Zambia untuk meningkatkan volume perdagangan,” tandasnya. (ATN)

Tags: Asia AfrikaAsia BusinessAsia Trade
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • Indonesia’s Immigration Corruption Scandal: Deputy Minister Suspended as KPK Uncovers $9 Million Extortion Scheme
  • Indonesia Secures OECD Backing, Trade Gains, and Strategic Partnerships with Major Economies
  • Global Markets Warn Indonesia’s Nickel Industry: Prove It’s Green or Risk Losing Access
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.