• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Perkuat Kemitraan Dagang dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU)

by Redaksi Asiatoday
June 3, 2021
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Serukan Reformasi WTO di Tengah Ketidakpastian Global

Menteri Perdagangan Republik Indonesia Muhammad Lutfi. Dok Kemendag

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Indonesia terus memperluas kemitraan dagang secara global termasuk negara-negara tujuan ekspor nontradisional.

Dalam kerangka itu, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bertolak ke Rusia pada Selasa (1/6/2021) untuk melakukan serangkaian pertemuan bilateral yang berlangsung pada 3-5 Juni 2021. Selain mempererat hubungan diplomatic, Lutfi juga akan memperkuat kerjasama perdagangan dengan negara-negara yang tergabung dalam Uni Ekonomi Eurasia (Eurasian Economic Union/EAEU). Adapun, negara-negara yang tergabung dalam EAEU adalah Rusia, Armenia, Belarus, Kyrgyzstan, dan Kazakhstan.

“Indonesia ingin memperkuat hubungan bilateral dan kerjasama khususnya dengan Rusia, termasuk juga negara-negara lain yang tergabung dalam EAEU. Kerja sama ini diharapkan membuka peluang peningkatan ekspor Indonesia dan investasi Rusia di Indonesia,” katanya, dikutip dari siaran pers, Rabu (3/6/2021).

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

Serangkaian pertemuan bilateral yang dijadwalkan selama kunjungan kerja Lutfi ke Rusia, antara lain dengan Menteri Perdagangan dan Perindustrian Rusia Denis Manturov; Menteri yang Bertanggung Jawab atas Integrasi dan Makroekonomi Komisi Ekonomi Eurasia Sergei Glazyef; dan Menteri yang Bertanggung Jawab atas Perdagangan Komisi Ekonomi Eurasia Andrey Slepnev.

Ia menjelaskan, di tengah pandemi Covid-19 dan proteksionisme perdagangan, kemitraan dengan negara-negara lain perlu terus dijalin dan dikembangkan.

“Upaya ini juga dalam rangka membuka pasar Indonesia di negara-negara tujuan ekspor nontradisional sekaligus mencari solusi bersama pemulihan ekonomi yang telah terimbas pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Pada 2020, nilai total perdagangan Indonesia dengan Rusia teracatat sebesar USD1,93 miliar dengan ekspor Indonesia ke Rusia sebesar USD970 juta dan impor Indonesia dari Rusia sebesar USD960 juta. Dengan demikian, neraca perdagangan Indonesia surplus USD10 juta dari Rusia.

Komoditas ekspor utama Indonesia ke Rusia antara lain minyak kelapa sawit mentah (CPO) dan produk turunannya, kopra, karet alam, dan mentega kakao. Adapun komoditas impor Indonesia dari Rusia adalah besi dan baja setengah jadi, batu bara, serta pupuk nonorganik atau kimia.

Selain pertemuan bilateral, Mendag Lutfi dijadwalkan menghadiri Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg (St. Petersburg International Economic Forum/SPIEF) ke-24 di St. Petersburg, Rusia. Pada SPIEF yang berlangsung pada 2-5 Juni 2021, Lutfi akan bergabung dalam sesi EAEU-Asean Business Dialouge.

Mendag juga akan menjadi pembicara dalam sesi World Expos and International Cooperatioan as Driver of Sustainable Global Development. SPIEF merupakan forum ekonomi dan bisnis yang digelar sejak 1997 dan sejak 2006 diselenggarakan di bawah naungan Presiden Rusia yang menghadiri setiap penyelenggaraan acara tahunan tersebut.

Selama 24 tahun terakhir, SPIEF telah menjadi forum global terkemuka bagi anggota komunitas bisnis dan pemerintah dari berbahai negara untuk bertemu dan membahas masalah ekonomi utama yang dihadapi Rusia bersama EAEU, negara-negara berkembang, dan dunia secara keseluruhan. (ATN)

Tags: EAEUEurasian Economic UnionKerjasama Indonesia-Rusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.