• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Pulangkan 14 Korban Pengantin Pesanan dari Tiongkok

by Redaksi Asiatoday
September 3, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Pulangkan 14 Korban Pengantin Pesanan dari Tiongkok

Sebanyak 14 WNI korban pengantin pesanan kembali ke Jakarta. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Sebanyak 14 warga negara Indonesia (WNI) korban kasus ‘pengantin pesanan’ tiba di Jakarta. Para WNI tersebut berhasil dipulangkan dari Tiongkok melalui pendampingan KBRI Beijing.

Para korban berasal dari DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Kalimantan Barat. Para WNI ini diterima oleh Direktur Jenderal Protokol dan Konsuler, Andri Hadi, di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta. Selanjutnya mereka akan diserahterimakan kepada Bareskrim Polri dan Kementerian Sosial untuk penanganan lebih lanjut.

“Proses pemulangan ini adalah wujud kehadiran negara dalam perlindungan warganya, sekaligus buah kerja sama yang erat dari berbagai pihak,” terang Andri Hadi, melalui siaran pers Kemenlu RI yang diterima asiatoday.id, Selasa (3/9/2019).

RelatedPosts

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Atas kejadian ini, Kemlu mengimbau agar para WNI lebih berhati-hati saat melakukan pernikahan dengan warga asing. Kepala Protokoler Negara tersebut meminta agar mengenal calon pasangan terlebih dahulu dan tidak terbujuk rayu janji ekonomi. Serta mengikuti prosedur pernikahan dengan benar merupakan langkah pencegahan paling efektif.

Kasus pengantin pesanan ini marak terjadi melalui perantara agen perjodohan. Permasalahan muncul ketika agen perjodohan menggunakan modus penipuan untuk meyakinkan para pasangan.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi telah mengangkat isu ini dalam pertemuan bilateral dengan Menlu Tiongkok, Wang Yi pada 30 Juli 2019. Dalam pertemuan tersebut, Menlu Retno meminta bantuan pemerintah Tiongkok agar kasus ini dapat diselesaikan bersama-sama, serta dicegah untuk terulang kembali.

Menlu Retno juga mengapresiasi pemerintah Negeri Tirai Bambu yang telah menanggapi permintaan kerja sama tersebut secara positif. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Kemenlu RIMenlu Retno MarsudiPengantin Pesanan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.