• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Raja Startup di Asia Tenggara

by Redaksi Asiatoday
September 14, 2023
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Raja Startup di Asia Tenggara

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, Nezar Patria. Foto: Kominfo

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri Startup di Indonesia saat ini tumbuh pesat.

Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia, Nezar Patria mengatakan indonesia akan menjadi negara dengan jumlah Startup terbesar di Asia Tenggara dan peringkat 6 dunia pada tahun 2023.

“Sebagai negara dengan jumlah Startup terbanyak se-Asia Tenggara, sudah selayaknya kita memperkuat upaya peningkatan kualitas startup Indonesia,” kata Nezar, dikutip Kamis (14/09/2023).

RelatedPosts

Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway

Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk

China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk

Selama 3 tahun terakhir, perkembangan teknologi mendorong tumbuhnya ekosistem startup di tingkat nasional, regional, dan internasional. Terdapat lebih dari 150.000 startup di seluruh dunia, 4.500 di antaranya berasal dari Asia Tenggara.

Menurut Nezar, jika tren pendanaan sebelumnya secara umum bersumber pada pendanaan oleh Venture Capital, saat ini bentuk pendanaan lain diproyeksikan muncul, seperti melalui crowdfunding, angel investor, inkubator, dan fokus pendanaan yang didasarkan kepada dampak sosial dan lingkungan.

Venture Capital merupakan pihak yang melakukan penanaman modal atau investasi pada perusahaan untuk membantu ekosistemnya terus berkembang.

Mengutip data Indosat & Twimbit tahun 2023, Nezar menunjukkan nilai ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai angka US$220 miliar atau setara Rp3,3 kuadriliun hingga US$360 Miliar atau setara Rp5,5 kuadriliun pada 2030.

Faktanya, ekonomi digital diprediksi akan berkontribusi sebesar 14 persen terhadap total PDB Indonesia pada 2027.

“Saat ini di Indonesia, ekonomi digital termasuk yang dimotori startup masih terus relevan dan memiliki potensi besar bagi perekonomian bangsa,” ujarnya.

Dikutip dari situs Kominfo, Kementerian Kominfo dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memfasilitasi pertemuan dengan mitra pemerintah dan investor. Forum ini bertujuan untuk mendorong perkembangan ekosistem startup digital. Hal ini dilangsungkan melalui HUB.ID Accelerator Partner Day x Nex-BE Festival 2023.

Nezar Patria juga mengingatkan fenomena Tech Winter yang mengubah peta strategi komersial startup Indonesia. Menurutnya, agar startup dapat beroperasi secara efektif dan fokus pada keuntungan, mereka perlu membangun landasan yang kokoh.

Dia juga menjelaskan, yang pertama adalah startup harus terus berinovasi, hingga meluncurkan produk yang sesuai dengan pasar. Kedua, produk yang tepat harus didukung oleh model bisnis yang menguntungkan dan terukur. Ketiga, startup harus didukung oleh tim yang kuat, menarik talenta digital terbaik dan meningkatkan kinerja tim. Keempat, membangun jaringan yang kuat dengan mitra strategis untuk mengembangkan startup. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia DigitalStartup Indonesia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • China’s Nickel Giants Look to Africa as Policy Uncertainty Puts Indonesia’s Dominance at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.