• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Indonesia Siap-siap Kebanjiran Permintaan Nikel

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2021
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Transaksi dan Verifikasi Kualitas Bijih Nikel di Indonesia Harus Sesuai Standar Internasional

Produk Nikel. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kalangan analis memproyeksikan Indonesia akan mengalami permintaan nikel dalam jumlah besar.

Pasalnya, permintaan kendaraan listrik turut mendorong naiknya produktivitas dari produksi nikel, dimana hal tersebut menjadi keuntungan bagi Indonesia sebagai salah satu produsen nikel terbesar di dunia. Apalagi, pemerintah saat ini tengah menindaklanjuti program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

“Kendaraan berbasis baterai diprediksi akan meningkat dari tahun ke tahun,” demikian analisa PT Pilarmas Investindo Sekuritas, Selasa (26/10/2021).

RelatedPosts

Freeport’s Grasberg Recovery: 21 Tonnes of Gold Target in 2026

Japan’s Takeda Places US$30 Million Bet on Indonesia’s Biopharma Ambition

ASEAN’s Chip Race: Indonesia and Malaysia Forge New Semiconductor Alliance

Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan terdapat 2,73 juta kendaraan listrik roda dua dan tiga pada tahun depan, dengan kebutuhan stasiun pengisian sebanyak 170.000 unit di seluruh Indonesia. Kuantitasnya bertambah tiap tahun. Pada 2030, pemerintah memperkirakan ada 7,46 juta kendaraan listrik dengan kebutuhan stasiun pengisian mencapai 530.000 unit.

Pembangunan pabrik baterai dalam negeri sebagai fokus pemerintah guna menyerap peluang investasi menjadi prioritas utama bagi pemerintah dalam beberapa tahun ke depan. Dukungan insentif dan kemudahan perizinan menjadi harapan bagi investor untuk dapat melangsungkan usahanya di Indonesia.

Pemerintah Indonesia sedang fokus membangun pabrik baterai listrik pertama di Indonesia dan ASEAN yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat bernilai US$ 1,1 miliar atau setara Rp 15,69 triliun.

Saat ini perusahaan asal Taiwan yaitu Foxconn juga menyatakan komitmennya untuk berinvestasi pada industri baterai dan kendaraan listrik di Indinesia.

Menjelang rilis data investasi asing (foreign direct investment/FDI), pelaku pasar menaruh harapan besar pada dampak kemudahan investasi terhadap aliran modal masuk. Kementerian Investasi BKPM mencatat capaian realisasi investasi Indonesia sepanjang semester I 2021 hampir mencapai 49,2%. Adapun Presiden Joko Widodo menargetkan sebesar Rp900 triliun sepanjang 2021.

Saat ini porsi investasi luar Jawa sudah mulai mendominasi lebih 50% atau tercatat 51,5%. Jika mengacu pada data sebelumnya di tahun 2020 realisasi investasi berjalan dengan sukses. Hal itu terlihat dari realisasi investasi yang melebihi target, dari sebelumnya dipatok Rp 817,2 triliun, akhirnya bisa terealisasi Rp 826,3 triliun. (ATN)

Tags: Hilirisasi NikelIndustri Kendaraan ListrikNikel
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.