• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Monday, June 8, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia-Singapura Sepakat Perluas Ekspor Agribisnis

by Redaksi Asiatoday
July 19, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia-Singapura Sepakat Perluas Ekspor Agribisnis

Pengembangan sektor agribisnis di tanah air. Foto : Kementan

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kerja sama Agribisnis Indonesia dengan Singapura atau Agribussiness Working Group (AWG) yang digelar di Singapore Food Agency Headquarter (SFA) pada Selasa (16/7) menghasilkan kesepakatan berupa perluasan ekspor hortikultura kedua negara.  Pertemuan tersebut mengagendakan pembahasan perkembangan di masing-masing working group (WG).

Adapun WG tersebut meliputi WG on Bintan Batam Karimun and Special Economic Zones, WG on Investment, WG on Man Power, WG on Transportation, WG on Agribusiness, dan WG on Tourism.

Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementan RR Liliek Sri Utami mengatakan, kinerja subsektor pertanian dalam forum AWG Indonesia-Singapura paling menonjol. Forum AWG ini, kata dia, mempunyai tiga sub Working Group (SWG) yang dievaluasi kinerja pelaksanaannya dengan Key Performance Indicators (KPI) dalam periode 2016-2020.

RelatedPosts

Indonesia-EU Trade Deal Set for 2027, Opening Tariff-Free Access for Most Exports

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

“Hingga akhir tahun 2018, hanya SWG on Agriculture yang telah memenuhi KPI, sedangkan SWG lainnya yaitu fish and fisheries products baru melaksanakan tiga kegiatan. Kementan selama ini selalu proaktif mengawal forum kerjasama ini,” ujar Liliek melalui keterangan pers yang diterima ASIATODAY.ID, Jumat (19/7/2019).

Liliek mengungkapkan, pihaknya mendorong peningkatan ekspor buah dan sayuran ke Singapura melalui pengembangan kawasan perbatasan dan korporasi. Berdasarkan catatannya, ekspor buah Indonesia ke Singapura tahun 2018 mencapai 3.043 ton, atau mengalami peningkatan sebesar 42 persen jika dibandingkan tahun 2017 sebanyak 2.140 ton. Kemudian, ekspor sayuran pada 2018 tercatat sebanyak 20.218 ton, naik 5 persen dibandingkan periode 2017 sebanyak 19.297 ton.

Program Lumbung Pangan Berorientasi Ekspor di Pulau Kundur, Kabupaten Karimun, kata dia, juga akan terus didorong dan dipacu. Menurutnya, ekspor nanas pada tahun 2018 lalu berasal dari Karimun. Pihaknya juga mengusulkan agar tanaman obat dan tanaman hias bisa masuk dalam lingkup kerjasama forum AWG yang ada agar cakupan ekspor hortikultura bisa lebih luas lagi.

Terkait aturan perkarantinaan, Liliek menjelaskan, Kementan telah mengembangkan model kerjasama Electronic Certification (eCert) dalam  prosedur perkarantinaan untuk memfasilitasi ekspor dan impor produk buah, sayur, dan perikanan. Dia membeberkan, Singapura juga sudah berkomitmen untuk memfasilitasi usulan tersebut dan menghubungkan dengan pihak NParks yang menangani perkarantinaan disana.

Direncanakan, delegasi Singapura akan hadir ke Indonesia guna menjajaki perluasan ekspor pada forum Trade Expo Indonesia (TEI) pada 16-20 Juli 2019 di Jakarta. Liliek mengatakan, pelaksanaan expo tersebut diyakini mampu menjadi sarana temu bisnis baik pelaku industri buah dan sayuran bahkan perikanan antara kedua negara serta sarana promosi bagi produk unggulan Indonesia.

Guna menggenjot kemudahan dan percepatan ekspor, maka diplomasi perdagangan yang kuat dan berbagai kemudahan-kemudahan yang diberikan pemerintah, dia optimistis ekspor ke Singapura ke depannya akan semakin meningkat.

Sebagai catatan, delegasi sidang AWG dari Indonesia dipimpin oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian, diikuti perwakilan Deputi Bidang Koordinasi Pangan dan Pertanian Kemenko Perekonomian, serta staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Singapura. Sedangkan delegasi Singapura dipimpin oleh CEO SFA. (Lis/AT)

,’;\;\’\’
Tags: Agribussiness Working GroupAsia BusinessAsia TerkiniEksporEkspor HortikulturaKementanSingapore Food Agency HeadquarterSingapura
No Result
View All Result

Terbaru

  • World Bank and Japan Launch New Push to Secure Global Critical Minerals Supply Chains
  • Indonesia-EU Trade Deal Set for 2027, Opening Tariff-Free Access for Most Exports
  • Elara Skin Indonesia Officially Launches
  • Indonesian Cooperatives Minister Backs Cooperative-Led Sugarcane Downstreaming
  • Indonesia Moves to Control Global Nickel Pricing With New National Minerals Exchange
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.