• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Soroti Keputusan OPEC+ Pangkas Produksi Minyak 2 Juta Barel

by Redaksi Asiatoday
October 11, 2022
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Soroti Keputusan OPEC+ Pangkas Produksi Minyak 2 Juta Barel

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto. Dok Ekon

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto menyoroti keputusan Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak (OPEC) dan para mitranya, yang secara kolektif dikenal dengan OPEC+, memangkas produksi minyak sebanyak dua juta barel per hari mulai November 2022.

“Kita dikejutkan oleh keputusan yang diambil OPEC+ yang memotong produksi sehingga harga minyak bertahan di atas USD90,” ujar Menko Airlangga Hartarto dalam acara BNI Investor Daily Summit 2022, Selasa (11/10/2022).

Kebijakan tersebut sangat berbanding terbalik dengan keputusan yang diharapkan oleh negara berkembang agar pasokan energi bisa adil dan terjangkau.

RelatedPosts

Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism

Indonesia Enters Aircraft Carrier Era

Japan Ramps Up Ukraine’s Industrial Recovery with UNIDO Technology Partnership

Menurut Airlangga, kebijakan pemangkasan produksi minyak itu juga menjadi perhatian bagi Indonesia yang sangat berpengaruh kepada subsidi energi. Oleh karena itu diperlukan kewaspadaan terhadap apa yang terjadi di dunia agar Indonesia bisa tetap tumbuh positif pada tahun depan.

Dunia saat ini masih dihadapi dengan ketidakpastian dan berbagai permasalahan yang belum pernah dihadapi sebelumnya, salah satunya perang Rusia dan Ukraina yang belum diketahui akan seberapa lama berlangsung.

Akibat perang kedua negara yang masih berlangsung, belum jelas pula langkah yang akan diambil oleh para produsen ke depannya, terutama di sektor energi.

Maka dari itu, Menko Airlangga menilai dunia menghadapi situasi yang tidak mudah, karena adanya krisis di sektor pangan, energi, maupun keuangan.

“Dana Moneter Internasional (IMF) merevisi proyeksi inflasi global lebih tinggi, menjadi 8,3 persen di 2022 dan ini akan terganggu akibat pasokan dan permintaan di berbagai negara,” jelasnya.

Dia juga mengungkapkan harga yang terus meningkat menjadi tantangan untuk menyikapi inflasi. Negara maju seperti Amerika Serikat (AS) sudah menanggapi inflasi yang tertinggi dalam 40 tahun terakhir dengan menaikkan suku bunga acuan.

Airlangga memandang, isu stagflasi dan resesi menjadi alarm bagi seluruh pembuat kebijakan di dunia akibat adanya gejolak tersebut. Beberapa negara pun mengalami perlambatan ekonomi, termasuk AS, China, serta Rusia yang juga terkontraksi akibat perang.

Dalam menghadapi gejolak resesi, Menko Airlangga menekankan Indonesia harus terus bisa bertahan. Pemerintah terus menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat di tengah pemulihan ekonomi nasional. (ATN)

Tags: Airlangga HartartoKrisis EnergiOPEC
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.