• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Teliti Serius Kasus Warga China yang Positif Corona Usai dari Bali

by Redaksi Asiatoday
February 14, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Teliti Serius Kasus Warga China yang Positif Corona Usai dari Bali

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Kesehatan tengah mendalami secara serius kasus warga Negara (WN) China atas nama Jin yang positif terinfeksi Covid-19 usai dari Bali.

Sebelumnya, pada tanggal 12 Januari 2020 Jin diinformasikan datang ke Indonesia melalui penerbangan Wuhan – Bali, kemudian pada tanggal 28 Januari 2020 ia kembali ke negaranya melalui penerbangan Bali – Shanghai menggunakan Maskapai Garuda.

Menurut Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit dr. Achmad Yurianto, pihaknya sudah menindaklanjuti informasi ini dengan mengonfirmasi maskapai Garuda. Informasi yang didapat ada dua orang penumpang bernama Jin, anak-anak dan dewasa.

RelatedPosts

Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus

Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam

Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries

“Kita mencoba melihat perhimpunan waktu, kalau seandainya tanggal 5 Februari (WN China) confirm positif Covid-19 artinya dia melewati masa inkubasi. Kami melihat data dari China menjadi positif itu ternyata di hari ke-10. Artinya kalau kita hitung mundur dari tanggal 5 mundur 10 hari itu ketemunya sekitar tgl 27 atau 28,” jelas dr. Yuri Kamis (13/2) di Natuna sebagaimana keterangan tertulis Kemenkes yang diterima Jumat (14/2/2020).

dr. Yuri menjelaskan, tanggal 27 Januari WN China tersebut ada di Indonesia. Pihaknya mencoba melakukan kajian analisis data di Bali melalui spesimen. Hingga tanggal 27 Januari ada 14 spesimen pemeriksaan virus dari Bali dimana 14 spesimen itu dari 2 orang WNI dan 12 orang bukan WNI dan semua hasilnya negatif.

Tak hanya itu, Kemenkes juga melakukan pelacakan melalui data Sentinel Influenza Like Illness (ILI). Ternyata pada periode itu, lanjut dr. Yuri, tidak ada perubahan angka, tidak ada fluktuasi yang lebih tinggi.

Bahkan berdasarkan survei Pneumoni Berat angkanya pun tidak berubah. Sehingga pada tanggal 27 dapat disimpulkan tidak ada kemungkinan WN China terinfeksi Covid-19 di Bali.

Selanjutnya pada tanggal 28 Januari tepat kepulangan WN China ke negara asalnya, dr. Yuri menjelaskan pihaknya mencoba mencari data apa saja yang dilakukan oleh WN China tersebut di Shanghai.

“Ternyata aktivitas yang patut diduga setelah dia (WN China) turun dari bandara naik kendaraan umum, berjalan ke sana kemari, dan jika dihadapkan pada Sentinel ILI sangat mungkin terjadi penularan Covid-19 di sana,” jelas dr. Yuri.

Kemenkes juga sedang melacak ke imigrasi, sepanjang WN China ada di Indonesia dari tanggal 12 -28 pergi kemana saja. Bahkan jika identitasnya sudah jelas diketahui akan mencoba dilacak ke hotel mana saja yang ia singgahi.

“Tetapi bagi kita sebenarnya bukan berbicara tentang WN China ini, tetapi bagaimana kita melakukan proteksi yang kuat, deteksi yang cermat di Bali. Karena WN China sudah ada di negaranya kita berdoa mudah-mudahan cepat sembuh. Nanti yang di Bali ini lah yang harus perlu kita pantau betul, jangan sampai menjadi sebuah hotspot (Covid-19),” pungkas dr. Yuri. (ATN)

,’;\;\’\’
Tags: China VirusCorona AsiaCOVID-19KemenkesVirus Corona
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.