• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Indonesia Tempuh Segala Upaya Gagalkan Rencana Israel Aneksasi Tepi Barat Palestina

by Redaksi Asiatoday
May 18, 2020
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Indonesia Desak OKI Hentikan Rencana Israel Serobot Tepi Barat

Yerusalem, Palestina. ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Terpilihnya kembali Benjamin Netanyahu menjadi Perdana Menteri Israel, menjadi perhatian serius pemerintah Indonesia.

Pasalnya, kembalinya Netanyahu di kursi kekuasaan semakin menambah kekhawatiran jika aneksasi wilayah Tepi Barat Palestina akan terwujud.

Meski demikian, sikap Indonesia tidak pernah berubah terhadap rencana Israel itu.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

Direktur Timur Tengah Kementerian Luar Negeri RI Achmad Rizal Purnama menegaskan bahwa Indonesia akan tetap teguh pada prinsip Solusi Dua Negara untuk perdamaian Israel dan Palestina.

“Perkembangan di Timur Tengah menjadi perhatian Indonesia, terlebih untuk isu Palestina karena menyangkut amanat konstitusi negara,” ujar Rizal saat dihubungi, Senin (18/5/2020).

“Rencana aneksasi itu tidak bisa kita terima karena menyalahi berbagai macam hukum internasional. Dan bertentangan dengan two state solution,” tegasnya.

Menurut Rizal, aneksasi adalah salah satu bentuk hambatan perdamaian, yang justru memupuskan cita-cita Palestina untuk merdeka. Terlebih lagi, wilayah yang diambil selama ini dijadikan permukiman ilegal oleh Israel.

“Permukiman ilegal itu ditentang PBB,” tegasnya.

Indonesia akan terus menyuarakan pertentangan atas perdamaian yang diperankan Presiden Amerika Serikat (AS) untuk Israel dan Palestina. Pasalnya, proposal itu dianggap hanya menguntungkan Israel yang notabene sekutu AS.

Pada 23 April lalu, di Dewan Keamanan PBB, Indonesia dengan lantang dan konsisten menolak aneksasi tersebut.

“Kita lakukan semua cara dan diplomasi yang kita bisa untuk menentang aneksasi tersebut,” tandas Rizal. (ATN)

Tags: IsraelKemenlu RIPalestinaYerusalem
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.