• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Indonesia Terjunkan Tim Eksplorasi Potensi Ikan di Selat Malaka dan Samudera Hindia

by Redaksi Asiatoday
September 26, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Bappenas Rumuskan Platform Multistakeholder Perikanan Berkelanjutan

Potensi perikanan laut Indonesia yang melimpah. Foto : KKP

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melepas KR Bawal Putih III untuk melakukan kajian stok sumber daya ikan di Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) 571 Selat Malaka dan WPP 572 perairan Samudera Hindia sebelah barat Sumatera, Sabtu (26/9/2020)

Kepala Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM) Sjarief Widjaja mengatakan, tinjauan secara periodik terhadap status potensi stok sangat diperlukan agar kontrol terhadap tingkat pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya ikan dapat dilakukan dengan baik.

Eksplorasi SDI tersebut bertujuan mengumpulkan data dan informasi mengenai sejumlah potensi sumber daya ikan, demersal, udang, pelagis kecil, pelagis besar non tuna, cumi.

RelatedPosts

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

Sejumlah hal yang dieksplorasi antara lain; 

Pertama, estimasi kepadatan stok dan biomassa serta sebaran spasial kelimpahannya; 

Kedua, karakteristik biologi beberapa jenis sumber daya ikan, seperti komposisi jenis, struktur ukuran ikan, tingkat kematangan gonad, dan indikasi daerah asuhan-pemijahan.

Ketiga, habitat sumber daya ikan dan kesuburan perairan, seperti kondisi suhu, salinitas, oksigen terlarut, klorofil, arus, kelimpahan plankton, larva ikan, benthos, dan tipe substrat dasar perairan.

“Kegiatan eksplorasi ini akan difokuskan pada survei perikanan dengan metode hidro-akustik yang dipadukan dengan luas sapuan (trawl) dan oseanografi (fisika, kimia dan biologi) sehingga dapat menyediakan basis data untuk merumuskan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan,” jelas dia melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (26/9/2020).

Dalam arahannya, Kepala BRSDM Sjarief Widjaja menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Balai Riset Perikanan Laut (BRPL) – Pusat Riset Perikanan dan seluruh jajaran penelitinya yang telah mempersiapkan survei kapal riset Bawal Putih 3 di WPP 571 dan 572.

“Hasil survei ini sangat penting sebagai dasar oleh pengambil kebijakan untuk menyusun kebijakan dalam pengelolaan SDI yang berada di kedua WPP tersebut,” ujar Sjarief.

Tim peneliti dan kru Kapal Riset Bawal Putih III berangkat setelah melaksanakan prosedur kesehatan yakni swab test dan seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19. 

Sebagai informasi, Eksplorasi Laut Pengkajian Stok Ikan di perairan WPP 571 dan 572 dengan KR. Bawal Putih III dilaksanakan selama 60 hari (26 September – 24 November 2020). 

Survei terbagi ke dalam 4 Leg, yaitu Leg 1 selama 15 hari, kemudian bersandar di Belawan 3 hari; Leg 2 selama 11 hari, kemudian sandar di Meulaboh 4 hari; selanjutnya Leg 3 selama 11 hari, kemudian sandar di Bungus 4 hari; dan Leg 4 selama 12 hari ke Pelabuhan Perikanan Samudera Nizam Zachman Muara Baru.

Peralatan yang digunakan antara lain EK60 (seri echosounder ; 38 & 120 kHz), Jaring trawl, Bonggo net, Plankton net, Acoustic Doppler Current Profiler (ADCP) dan Sea Bird Electronic (SBE) 19 plus. 

Personil dalam kegiatan ini melibatkan 20 tim peneliti dari BRPL, Pusriskan, Koarmada 1 dan Universitas IPB, yang dipimpin oleh Duranta Kembaren, Peneliti BRPL. Di samping itu terdapat teknisi dan kru kapal sebanyak 15 personil, yang dipimpin oleh Kirab, sebagai Nahkoda. (ATN)

Tags: Konservasi LautLaut IndonesiaMaritim IndonesiaPerikananPerikanan BerkelanjutanSave Ocean
No Result
View All Result

Terbaru

  • As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes
  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • Indonesia Targets Eastern Europe Through Bulgaria
  • Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.