• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Induk dan Anak Orangutan Terperangkap di Areal Tambang Batubara di Kalimantan

by Redaksi Asiatoday
September 25, 2023
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 1 min read
A A
0
Induk dan Anak Orangutan Terperangkap di Areal Tambang Batubara di Kalimantan

Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong, pada hari Sabtu, 22 September 2023 berhasil menyelamatkan induk Orangutan dari areal tambang batu bara. Foto: BKSDA Kaltim

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Nasib satwa lindung Orangutan (induk dan anaknya) yang terperangkap di areal tambang batu bara di Kutai Timur, Kalimantan Timur, cukup menyedihkan.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA ) Kalimantan Timur, melalui Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong, pada hari Sabtu, 22 September 2023 berhasil menyelamatkan induk Orangutan tersebut, sementara untuk anak Orangutan masih dalam pencarian.

“Upaya penyelamatan induk Orangutan telah dilakukan oleh kami di lokasi pertambangan PT. IDXM yang berbatasan dengan lokasi pertambangan batubara PT. GAM di Kutai Timur, Kalimantan Timur,” ujar Suriawaty Halim, Kepala SKW II Tenggarong, BKSDA Kalimantan Timur dalam keterangannya dikutip Senin (25/9/2023).

RelatedPosts

Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet

As Heatwave Sweeps Europe, Study Warns of Growing Toll on Household Incomes

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

“Saat ini, induk Orangutan berada dalam pengawasan ketat tim medis kami dan akan dilakukan upaya-upaya medis yang diperlukan untuk memastikan  kesehatannya agar layak untuk  dapat dilepasliarkan kembali ke alam,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BKSDA Kalimantan Timur, M. Ari Wibawanto menegaskan bahwa lokasi penemuan induk Orangutan dan anaknya bukan berada di areal Ibu Kota Negara (IKN), namun ditemukan di lokasi pertambangan batu bara di Kabupaten Kutai Timur yang lokasinya cukup jauh dari areal IKN.

“Upaya perlindungan terhadap satwa liar wajib dilakukan oleh semua pihak sesuai amanat yang tertuang dalam Instruksi Presiden Nomor 1 tahun 2023 tentang Pengarusutamaan Pelestarian Keanekaragaman Hayati dalam Pembangunan Berkelanjutan. Untuk itu kami menghimbau seluruh pihak agar ikut menjaga kelestarian orangutan serta menjaga habitatnya,” terang Ari.

Tim Wildlife Rescue Unit (WRU) Seksi Konservasi Wilayah II Tenggarong, BKSDA Kaltim sampai saat ini masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap anak Orangutan tersebut. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Konservasi Orang Utan
No Result
View All Result

Terbaru

  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.