• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Industri Kesehatan Krisis Lithium Imbas Tren Mobil listrik Global

by Redaksi Asiatoday
August 15, 2023
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Langkah Tegas, Presiden Chile Nasionalisasi Tambang Lithium

Aktivitas tambang lithium yang dioperasikan oleh SQM. Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Industri Kesehatan sedang dihadapkan dengan krisis lithium sebagai imbas dari tren mobil listrik di dunia.

Lithium karbonat sangat penting digunakan sebagai obat untuk mengobati pasien penderita bipolar.

“Lithium adalah salah satu bahan utama yang digunakan dalam produksi baterai kendaraan listrik, dan meskipun jauh dari langka, terbatasnya akses ke cadangan bawah tanah dunia membuat permintaan saat ini dikatakan lebih besar daripada pasokan,” tulis Nikkei, Selasa (15/8/2023).

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Kekurangan pasokan lithium karbobat sudah terjadi di Jepang. Imbasnya, salah satu produsen obat di Jepang, Mitsubishi Tanabe Pharma, memutuskan tidak lagi membuat obat Lithium Carbonate.

Pasalnya, mereka semakin kesulitan mendapatkan lithium. Kalau pun dapat harganya sudah sangat mahal.

“Pembeli dari dunia medis mungkin kalah bersaing dengan pengguna industri,” kata Ichiro Fujikawa, ketua Asosiasi Pedagang Farmasi Jepang, kepada Nikkei Asia.

“Produsen obat memiliki standar produksi yang tinggi, tetapi mereka tidak memiliki dana dalam jumlah besar seperti otomotif.”

Therapeutic Goods Administration Australia juga merasakan hal yang sama. Mereka kekurangan ketersedian lithium karbonat dari Juli hingga Agustus 2023.

Dikutip dari Drive, dalam catatan mereka harga lithium melonjak drastis pada 2022 karena perusahaan mobil dan produsen baterai berebut mendapatkan lithium.

Demam mobil listrik kini mulai melanda Indonesia. Banyak merek mobil listrik baru berdatangan ke Indonesia seperti yang terlihat di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show 2023 (GIIAS) yang diselenggarakan pada 10-20 Agustus 2023.

Indonesia juga merupakan salah satu negara di dunia yang memiliki stok lithium yang sangat besar. Bahkan pemerintah Indonesia pernah merencanakan memproduksi lithium untuk kendaraan listrik sebanyak tiga juta unit di 2024. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Industri LithiumLithium
No Result
View All Result

Terbaru

  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.