• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Industri Perbankan Indonesia akan Longgarkan Penyaluran Kredit

by Redaksi Asiatoday
July 17, 2019
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Industri Perbankan Indonesia akan Longgarkan Penyaluran Kredit

Bank Indonesia. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Industri perbankan di Indonesia segera membuat terobosan baru dalam penyaluran kredit pada kuartal III 2019. Berdasarkan survei perbankan Bank Indonesia (BI), aspek kebijakan penyaluran kredit yang diperlonggar, antara lain terkait jangka waktu, suku bunga, dan agunan.

Kelonggaran penyaluran kredit terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) per kuartal III 2019 sebesar 0,8 persen atau lebih rendah dibanding 12,4 persen pada kuartal II 2019. Namun demikian, BI mengingatkan dari sisi plafon kredit dan biaya persetujuan kredit, perbankan bakal melakukan pengetatan.

“Pelonggaran standar penyaluran kredit akan dilakukan akan dilakukan terhadap seluruh jenis kredit,” tulis survei BI, dikutip dari keterangan resmi, Rabu (17/7/2019).

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Survei BI juga memperkirakan pertumbuhan kredit akan menggeliat. Hal ini tercermin dari SBT permintaan kredit baru kuartal III 2019 sebesar 92,8 persen. Peningkatan permintaan kredit ditopang oleh kondisi ekonomi yang menguat dengan stabilitas kondisi politik dan keamanan pasca-pemilu dan pilpres.

“Prioritas utama responden dalam penyaluran kredit baru kuartal III 2019 adalah kredit modal kerja (KMK). Diikuti oleh kredit investasi, dan kredit konsumsi,” terang BI.

BI melanjutkan kredit konsumsi akan didorong oleh permintaan kredit kepemilikan rumah dan apartemen. Disusul oleh permintaan kredit kendaraan bermotor dan kredit multiguna.

Pada kuartal II 2019, bisnis penyaluran kredit perbankan juga diperkirakan bertumbuh. Hal ini tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru mencapai 78,3 persen atau lebih tinggi ketimbang kuartal sebelumnya, yakni 57,8 persen.

Berdasarkan jenis penggunaannya, pertumbuhan permintaan kredit baru terjadi pada kredit investasi dan konsumsi. Peningkatan kredit konsumsi terutama didorong oleh meningkatnya pertumbuhan kartu kredit.

Sementara itu, pertumbuhan kredit sepanjang tahun ini diperkirakan hanya akan mencapai 11,2 persen, lebih rendah dibanding realisasi tahun lalu sebesar 12,1 persen. Responden survei menyebut pertumbuhan kredit masih akan didorong risiko penyaluran kredit yang masih rendah dan terjaganya rasio kecukupan modal dan likuiditas bank. (AT)

,’;\;\’\’
Tags: Bank IndonesiaKreditKredit BankPerbankan
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.