• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home CORPORATION

Inovasi Teknologi, BlackBerry Luncurkan Intelligence Security

by Redaksi Asiatoday
August 8, 2019
in CORPORATION
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Inovasi Teknologi, BlackBerry Luncurkan   Intelligence Security

ASIATODAY.ID, JAKARTA – BlackBerry Limited (NYSE: BB; TSX: BB) meluncurkan BlackBerry® Intelligent Security, sebuah solusi berbasis cloud pertama yang memanfaatkan teknologi adaptive security, continuous authentication, dan artificial intelligence untuk meningkatkan keamanan mobile endpoint di dalam lingkungan zero trust.

BlackBerry® Intelligent Security menggunakan penggabungan faktor kontekstual dan perilaku untuk menyesuaikan persyaratan keamanan secara dinamis dan menghitung penilaian risiko yang unik untuk setiap interaksi.

Dengan menggunakan penilaian risiko yang unik ini, pengguna perangkat mobile dapat diberikan akses untuk menggunakan aplikasi dan layanan tertentu yang sebelumnya sudah ditentukan oleh administrator TI. Teknologi ini menyediakan kendali yang lebih spesifik dan mampu meningkatkan pengalaman end user sehingga lebih baik dan produktif tanpa perlu mengorbankan kebijakan peraturan dan keamanan perusahaan.

RelatedPosts

DAAZ Company Joins Nickel Downstream Consortium with Antam, Huayou, and EVE

Japan’s Osaka Steel Exits Indonesia, Shuts Down Joint Venture with Krakatau Steel

Arsari Group Accelerates Global Expansion

“Ancaman endpoint yang terus berkembang semakin cepat dan kompleks menjadikan model keamanan tradisional tak lagi mampu memenuhi persyaratan pertahanan utama, “ujar Bryan Palma, President and COO BlackBerry dalam siaran persnya, yang diterima asiatoday.id, Kamis (8/8/2019).

“Real-world context (konteks dunia nyata) dari BlackBerry® Intelligent Security, pembelajaran mesin, dan analitik prediktif merupakan standar baru untuk menghadapi lingkungan zero trust dan mampu menghadirkan tingkat kecanggihan baru di seluruh sektor industri yang memprioritaskan keamanan.” tambahnya.

“Perusahaan tentunya ingin beralih dari solusi keamanan adaptif yang bersifat pasif ke real-time. Dengan BlackBerry® Intelligent Security, perusahaan dapat menyesuaikan kebijakan keamanan secara dinamis berdasarkan risiko situasional untuk semua karyawan yang menggunakan perangkat pribadi mereka,” kata Phil Hochmuth, Program Vice President, Enterprise Mobility & Client Endpoint Management, IDC.

BlackBerry® Intelligent Security merupakan solusi pertama yang dikembangkan pada platform komunikasi BlackBerry® Spark™. Digabungkan dengan CylancePERSONA, BlackBerry menyediakan teknologi adaptive security secara real time yang dilengkapi dengan kecerdasan buatan untuk seluruh endpoints – dari yang mobile (bergerak) hingga desktop (komputer/di atas meja).

BlackBerry® Intelligent Security memanfaatkan serangkaian perilaku, perangkat, dan karakteristik lainnya untuk mengamankan endpoint. Beberapa faktor kontekstual utama meliputi:

Pertama, Behavioral Location yang mempelajari lokasi tepercaya, frekuensi, dan pola pengguna, berdasarkan analisis terhadap lokasi anonim dan input perilaku lainnya untuk menentukan perilaku dan menyediakan penilaian risiko berbasis lokasi. Lokasi dapat ditentukan sebelumnya dengan serangkaian tindakan kebijakan yang akan dijalankan ketika pengguna berada dalam batas lokasi.

Kedua, Network Trus, mempelajari frekuensi penggunaan jaringan dan menyesuaikan keamanan secara dinamis berdasarkan profil yang digunakan. Misalnya, solusi akan disesuaikan dengan penilaian risiko bagi pengguna baru yang mengakses Wi-Fi untuk pertama kalinya.

Ketiga, Time & Usage Anomalies mempelajari bagaimana dan kapan karyawan mengakses data untuk melindungi data dari perilaku akses yang tidak

Keempat, Device and App DNA membuat identifying signature (tanda pengenal) unik untuk perangkat dan aplikasi tepercaya dan patuh serta menggunakan tanda pengenal tersebut untuk mendeteksi dan memblokir akses oleh perangkat jahat dan tidak patuh. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: Blackberry
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.