• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi Rp14,5 Triliun, Hyundai Bangun Pabrik EV di AS

by Redaksi Asiatoday
November 28, 2022
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Hyundai Dukung Penuh Tes Cepat Drive-Thru Covid-19 di Jawa Barat

Perusahaan Hyundai. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan otomotif yang berbasis di Korea Selatan, Hyundai Mobile and System akan membangun pabrik sistem EV Power Electric yang berlokasi di Amerika Serikat (AS). Pabrik ini akan menelan investasi senilai US$926 juta atau Rp14,5 triliun.

Rencananya, pabrik Hyundai ini dijadwalkan mulai dibangun pada Januari 2023, dan melakukan produksi mulai 2024. Kapasitas produksi sistem komponen kendaraan listrik diperkirakan mencapai 900.000 unit per tahun untuk sistem EV Power Electric, dan 450.000 unit untuk sistem pengisian baterai terintegrasi (ICCU).

Komponen tersebut tidak hanya akan memasok pabrik mobil listrik Hyundai di Bryan County, tetapi juga pabrik Hyundai di Montgomery, Alabama, dan pabrik Kia di Georgia.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Wakil Presiden Unit Bisnis Hyundai Mobis Electric Powertrain H.S Oh mengatakan, pembangunan pabrik di Amerika akan membuat Hyundai menjadi pemain produksi utama di pasar EV.

“Proyek investasi Hyundai Mobis di Bryan County mencerminkan percepatan dalam pengembangan rantai pasokan EV di industri otomotif Georgia. Kami akan menjadi pemain produksi utama di pasar EV, dan itu akan memicu lebih banyak pertumbuhan di sektor ini,” ujar Oh, dilansir insideevs.com, Senin (28/11/2022).

Selain memproduksi komponen mobil listrik, pabrik Hyundai yang berlokasi di Georgia ini memproduksi juga berbagai sensor untuk mengemudi dengan, sistem sasis, kemudi dan pengereman. Fasilitas tersebut memiliki luas 1,2 juta kaki persegi atau 11 hektare ini memiliki karyawan sebanyak 1.500 orang.

Sebagai informasi, saat ini Hyundai tengah membangun pabrik kendaraan listrik yang dimulai pada Oktober dengan biaya US$5,5 miliar atau setara Rp86,4 triliun di Georgia. Pabrik ini diperkirakan dapat memproduksi kendaraan listrik sebanyak 300.000 unit per tahun. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: HyundaiIndustri Mobil Listrik
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.