• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home GREEN ENERGY

Investasi Rp342 Triliun, Prancis Garap Proyek Energi Nuklir Terbesar di Dunia

by Redaksi Asiatoday
August 2, 2020
in GREEN ENERGY
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi Rp342 Triliun, Prancis Garap Proyek Energi Nuklir Terbesar di Dunia

Proyek Iter. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Prancis dilaporkan tengah menggarap proyek fusi nuklir (reaksi termonuklir) terbesar di dunia. Plasma ultra-panas pertama dari fusi nuklir diharapkan akan dihasilkan pada akhir tahun 2025.

Proyek energi paling ambisius di dunia yang diberi nama Iter itu menelan anggaran hingga Rp342 triliun. Proyek Iter akan mereplikasi reaksi matahari untuk menunjukkan daya fusi yang dapat dihasilkan pada skala komersial.

Jutaan komponen berbobot 23.000 ton akan digunakan untuk merakit reaktor raksasa. Sehingga proyek itu merupakan upaya rekayasa paling rumit dalam sejarah.

RelatedPosts

Bpfilters Launches Innovative B50 Biodiesel Filter Product

Indonesia Launches Asia’s Largest Cooperative-Based Renewable Energy Initiative

ASEAN Power Grid Gets Real: ADB Unleashes New Fund to Fast-Track Regional Energy Integration

Hampir 3.000 ton magnet superkonduktor, beberapa lebih berat daripada jet jumbo akan dihubungkan oleh 200 km kabel superkonduktor. Hasil perakitan itu disimpan pada suhu -269 derajat Celsius oleh pabrik cryogenic terbesar di dunia.

Direktur jenderal Iter, Bernard Bigot mengatakan fusi nuklir merupakan energi terbarukan. Fusi nuklir dapat memungkinkan transportasi, bangunan dan industri berjalan menggunakan listrik.

“Mengaktifkan penggunaan energi bersih secara eksklusif akan menjadi keajaiban bagi planet kita,” kata Bigot dilansir  Guardian, Minggu (2/8/2020).

Fusi nuklir melepaskan sejumlah besar energi ketika atom hidrogen bergabung bersama. Untuk proses itu, dibutuhkan suhu 10 kali lebih panas dari inti Matahari.

Seperti reaktor fisi nuklir konvensional, proses itu tidak menghasilkan karbon dioksida yang dapat menghangatkan iklim. Justru reaktor fusi tidak dapat hancur dan menghasilkan limbah radioaktif yang jauh lebih sedikit.

Disitat dari Phsy, para ilmuwan telah lama berusaha untuk meniru proses fusi nuklir yang terjadi di dalam matahari. Mereka beralasan proses itu dapat menyediakan sumber listrik murah, aman dan bersih yang hampir tak terbatas.

Tidak seperti reaktor fisi nuklir yang memecah atom plutonium atau uranium, fusi nuklir tidak menghasilkan risiko reaksi berantai yang tidak terkendali dan tidak menghasilkan limbah radioaktif yang berumur panjang.

Proyek Iter ini diumpakakan seperti berupaya menciptakan matahari buatan.

Dianggap sebagai proyek sains terbesar di dunia karena Iter sangat besar. Perangkat melingkar yang disebut tokamak memiliki keliling 30 meter, tingginya 30 meter (100 kaki), dan terdiri dari lebih dari satu juta bagian yang dibangun di berbagai negara.

Proyek yang dimulai pada 2006 ini masih jauh dari selesai. Reaktor eksperimental akan menuju momen penting lainnya dalam lima tahun, yang digambarkan sebagai ‘percobaan’ ketika para ilmuwan meluncurkan apa yang disebut ‘First Plasma’ yang menunjukkan bahwa alat berat itu berfungsi, termasuk medan magnet dan operasi lainnya. (ATN)

Tags: Energi Baru TerbarukanEnergi NuklirNuklirPrancisProyek Iter
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.