ASIATODAY.ID, KERCH – Presiden Rusia Vladimir Putin meresmikan pembukaan kereta penghubung Rusia Selatan dengan wilayah aneksasi Krimea, Senin 23 Desember 2019. Putin mencoba operasional perdana kereta tersebut di kabin masinis.
Dalam perjalanannya dari Kerch di Krimea menuju Rusia selatan, Putin juga menyempatkan meminum teh bersama para insinyur kereta. Melansir AFP, proyek kereta penghubung Rusia-Krimea ini menghabiskan dana pembangunan sekitar USD3,6 miliar (Rp50 triliun).

Jembatan tempat kereta ini berjalan, disebut Putin sebagai transportasi “luar biasa,” memiliki panjang 19 kilometer. Sementara total panjang rute rel kereta dari kota Saint Petersburg ke Sevastopol di Krimea berkisar 2.500 kilometer.
Selain kereta, ada juga jembatan penghubung Rusia dan Krimea yang diperuntukkan bagi mobil. Jembatan tersebut telah dibuka Mei tahun lalu. Saat pembukaan, Putin sempat mengendarai sebuah truk dan melintasi jembatan tersebut.
Putin mengatakan jembatan penghubung akan memulihkan kembali jaringan rel kereta ke Krimea yang terputus pada 2014.
Aneksasi Rusia terhadap Krimea telah memicu konflik separatis di Ukraina timur, yang telah menewaskan lebih dari 13 ribu orang.
Seorang pengusaha dan juga teman dekat Putin, Arkady Rotenberg, telah mendapat kontrak pembangunan jembatan kereta penghubung Krimea.
Rusia mengklaim jembatan kereta penghubung Rusia-Krimea ini merupakan yang terpanjang di Eropa. (ATN)
,’;\;\’\’
