• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investasi USD150 Juta, Princeton Digital Group Bangun Pusat Data di Indonesia

by Redaksi Asiatoday
September 10, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Investasi USD150 Juta, Princeton Digital Group Bangun Pusat Data di Indonesia

Fasilitas data center Princeton Digital Group. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan penyedia layanan teknologi pusat data terkemuka di Asia yang berbasis di Singapura, Princeton Digital Group (PDG) segera membangun fasilitas pusat data baru (greenfield) di Jakarta, Indonesia. Fasilitas ini menelan investasi senilai USD150 juta.

Pembangunan ini merupakan salah satu rencana  PDG dalam meningkatkan jumlah infrastruktur pusat data demi melayani para pelanggannya untuk mendukung kebutuhan ekonomi digital Indonesia yang sedang berkembang pesat saat ini.

Dengan memiliki 19 pusat data yang tersebar di lima negara, PDG terus memperkuat bisnisnya dalam waktu kurang dari empat tahun, sejak pertama kali berdiri. PDG juga baru saja melakukan investasi sebesar USD1 triliun dalam pembukaan kampus pusat data unggulan 100 MW di Jepang.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Infrastruktur pusat data baru yang berkapasitas 22MW ini diberi nama Jakarta Cibitung 2 (JC2), saat ini dibangun di lokasi yang sama dengan pusat data PDG JC1, dengan luas lahan sebesar 19.550 m2 .

Dengan adanya penambahan kapasitas pusat data hingga 35MW ini diharapkan dapat melayani kebutuhan perusahaan penyedia cloud, perusahaan penyedia internet, dan perusahaan lainnya yang membutuhkan pusat data yang mengedepankan fleksibilitas untuk peningkatan kapasitas, konektivitas, dan keandalan yang sangat baik.

Sejalan dengan perkembangan ekonomi digital, tingkat penggunaan layanan teknologi berbasis cloud pada sektor konsumen, bisnis, dan pemerintah di wilayah Jabodetabek juga mengalami peningkatan. Hal ini juga disebabkan oleh fakta Indonesia menjadi hotspot bagi startup di Indonesia yang diketahui sebagai jumlah pertumbuhan startup paling cepat di Asia Tenggara.

“Kawasan Asia Pasifik akan menjadi pusat data terbesar di dunia dan hal ini yang menjadi dasar visi kami untuk menjadi pemimpin bisnis di wilayah ini,” ujar Rangu Salgame, Chairman dan CEO PDG dikutip Jumat (10/9/2021).

“Selama empat tahun terakhir, melalui tiga strategi kami yaitu akuisisi bisnis, pengambilalihan dan peningkatan, dan pembangunan pusat data baru (greenfield), kami terus membangun portofolio pusat data yang massive dan sudah tersebar di seluruh pasar utama Asia – China, Singapura, Indonesia, India, dan Jepang, PDG telah menjadi mitra pilihan bagi para hyperscaler di berbagai negara. Pertumbuhan PDG di Indonesia merupakan bukti kemampuan kami berkembang secara pesat di pasar yang penting bagi para mitra bisnis kami,” ujarnya.

Managing Director PDG Indonesia, Stephanus Tumbelaka turut menambahkan, “Jakarta adalah pasar yang menarik, dengan Cibitung sebagai cluster cloud unggulan di kawasan ini. Pembangunan lebih lanjut yang kami lakukan merupakan bukti posisi PDG yang signifikan di Indonesia. Didukung dengan pertumbuhan ekonomi yang massive dan digitalisasi yang terjadi secara pesat, baik oleh pemerintah maupun swasta, kondisi pasar ini merupakan bagian yang sangat penting dari strategi PDG.”

Merujuk pada riset Structure Research, pasar pusat data kolokasi di Jakarta mengalami perkembangan dan diprediksi akan terus mengalami perkembangan pada tingkat CAGR lima tahun sebesar 23,7 persen hingga 2025, sehingga menjadikan Jakarta sebagai pasar hyperscale dalam waktu cepat.

Sebagai referensi, Princeton Digital Group (PDG) adalah investor, pengembang, dan operator infrastruktur internet. Berbasis di Singapura, dengan beberapa kegiatan operasi bisnis di China, Singapura, India, Indonesia, dan Jepang, portofolio PDG telah mendukung perluasan hyperscaler dan perusahaan di pasar dengan pertumbuhan ekonomi digital tercepat di Asia. (AT Network)

Tags: Asia DigitalBig DataPrinceton Digital Group
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.