• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investor Jepang Tertarik Kerja Sama dengan BUMN Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 6, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi Rp30 Triliun, Astra International Garap Infrastruktur

Jalan Tol Trans Jawa. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para investor Jepang menyatakan ketertarikan untuk menanamkan investasinya pada aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir usai mendapat kepastian Japan Bank for International Cooperation (JBIC) siap mendukung Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia dengan menginvestasikan USD4 miliar atau Rp57 triliun.

“Para investor Jepang sangat mendukung upaya kita untuk meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset BUMN,” ujar Erick dalam keterangannya yang dikutip Minggu (6/12/2020).

RelatedPosts

Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Menurut Erick, pendanaan dari Jepang tersebut bakal digunakan untuk pengelolaan aset BUMN yang terdiri dari beberapa sektor strategis.

Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau disebut Nusantara Investment Authority (NIA) ialah lembaga yang akan berfungsi mengelola investasi dan menunjang pembangunan ekonomi Indonesia. Lembaga tersebut dibangun usai Undang-Undang Cipta Kerja disahkan pada awal Oktober lalu.

“Sehubungan dengan rencana pendanaan dan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional pada awal 2021, kami sedang mempersiapkan beberapa aset infrastruktur strategis yang sedang dikerjakan BUMN seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan laut,” jelas Erick.

Seperti diketahui, delegasi pemerintah Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan ke Jepang sejak Rabu (2/12) lalu. Mereka bertemu dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang Izumi Hiroto dan beberapa investor dari Negeri Sakura itu.

“JBIC siap mendukung pendanaan SWF Indonesia sebesar 4 Miliar USD (Rp.57 Triliun), dua kali lipat lebih besar dari yang disampaikan the US International Development Finance Corporation (DFC) – Lembaga pembiayaan asal Amerika Serikat,” kata Luhut, Jumat (4/12).(ATN)

Tags: KemenBUMNKerjasama Indonesia-JepangSWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.