• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Investor Jepang Tertarik Kerja Sama dengan BUMN Indonesia

by Redaksi Asiatoday
December 6, 2020
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Investasi Rp30 Triliun, Astra International Garap Infrastruktur

Jalan Tol Trans Jawa. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Para investor Jepang menyatakan ketertarikan untuk menanamkan investasinya pada aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Indonesia.

Demikian disampaikan Menteri BUMN Erick Thohir usai mendapat kepastian Japan Bank for International Cooperation (JBIC) siap mendukung Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia dengan menginvestasikan USD4 miliar atau Rp57 triliun.

“Para investor Jepang sangat mendukung upaya kita untuk meningkatkan profesionalitas, transparansi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan aset-aset BUMN,” ujar Erick dalam keterangannya yang dikutip Minggu (6/12/2020).

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

Menurut Erick, pendanaan dari Jepang tersebut bakal digunakan untuk pengelolaan aset BUMN yang terdiri dari beberapa sektor strategis.

Sovereign Wealth Fund (SWF) Indonesia atau disebut Nusantara Investment Authority (NIA) ialah lembaga yang akan berfungsi mengelola investasi dan menunjang pembangunan ekonomi Indonesia. Lembaga tersebut dibangun usai Undang-Undang Cipta Kerja disahkan pada awal Oktober lalu.

“Sehubungan dengan rencana pendanaan dan kerja sama dengan beberapa lembaga internasional pada awal 2021, kami sedang mempersiapkan beberapa aset infrastruktur strategis yang sedang dikerjakan BUMN seperti jalan tol, bandara, dan pelabuhan laut,” jelas Erick.

Seperti diketahui, delegasi pemerintah Indonesia yang dipimpin Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir melakukan kunjungan ke Jepang sejak Rabu (2/12) lalu. Mereka bertemu dengan Penasehat Perdana Menteri Jepang Izumi Hiroto dan beberapa investor dari Negeri Sakura itu.

“JBIC siap mendukung pendanaan SWF Indonesia sebesar 4 Miliar USD (Rp.57 Triliun), dua kali lipat lebih besar dari yang disampaikan the US International Development Finance Corporation (DFC) – Lembaga pembiayaan asal Amerika Serikat,” kata Luhut, Jumat (4/12).(ATN)

Tags: KemenBUMNKerjasama Indonesia-JepangSWF
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.