• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 5, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Iran dan Rusia Siap Bersatu Hadapi Sanksi AS

by Redaksi Asiatoday
January 25, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Iran dan Rusia Siap Bersatu Hadapi Sanksi AS

Konferensi pers gabungan antara Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf dengan Ketua Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin pada Senin (23/1/2023) di Teheran. Foto tangkapan layar

ASIATODAY.ID, TEHERAN – Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf pada Senin (23/1/2023) menyerukan perluasan kerja sama dengan Rusia, di saat kedua negara menghadapi sanksi Amerika Serikat (AS) yang “kejam”, seperti dilaporkan Kantor Berita Pelajar Iran, dilansir Xinhua.

Pernyataan tersebut disampaikan Qalibaf dalam sebuah konferensi pers gabungan di Teheran dengan Ketua Duma Negara Rusia Vyacheslav Volodin yang sedang berkunjung.

Setelah pertemuan ketiga Komisi Parlementer Gabungan Tertinggi Iran dan Rusia, Qalibaf dalam konferensi pers itu mengatakan bahwa sanksi AS yang “kejam” merupakan ancaman terbesar bagi Iran, Rusia, dan beberapa negara lain.

RelatedPosts

Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation

Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims

No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas perluasan kerja sama, investasi di sektor minyak dan gas, serta pertukaran gas (gas swap).

Mereka juga membahas kerja sama di bidang pertanian, perdagangan serealia, penerapan teknologi modern, transportasi, serta di bidang perbankan dan moneter.

Qalibaf menyerukan kepada bank-bank Iran dan Rusia untuk membuka cabang di kedua negara, sehingga memungkinkan penggunaan mata uang nasional masing-masing dalam perdagangan bilateral dan transaksi bisnis.

Sementara itu, Volodin mengatakan bahwa hubungan antara Rusia dan Iran telah mencapai “tingkat yang sangat baik” dan telah berkembang di tingkat yang berbeda.

Dirinya menambahkan bahwa sebuah kontrak komprehensif sedang dipersiapkan untuk ditandatangani antara kedua negara, yang akan meningkatkan secara signifikan hubungan Rusia dan Iran.

Mengomentari sanksi AS yang dijatuhkan pada Rusia dan Iran, Volodin mengatakan bahwa sanksi tersebut hanya mengarah pada solidaritas yang lebih besar antara Rusia dan Iran.

Volodin tiba di Teheran pada Minggu (22/1) malam waktu setempat, memimpin rombongan pejabat Rusia. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: IranRusia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.