• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Jejak Crown Group di Australia, Sudah Investasi Rp50 Triliun Selama 25 Tahun

by Redaksi Asiatoday
November 2, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Konsumen Asia Minati Industri Properti di Australia

Mahakarya Crown Group. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perusahaan property global, Crown Group berhasil menancapkan jejak di Australia dengan membangun 8.000 unit apartemen dan proyek properti senilai Rp50 triliun selama 25 tahun.

Perusahaan telah berkembang dari pengembang proyek hunian tunggal, melalui pengembangan proyek apartemen pertamanya di Bondi Junction, menjadi grup swasta yang terintegrasi secara vertikal dengan mengembangkan hunian, ritel, dan hotel di Sydney, Melbourne, Brisbane, serta Los Angeles.

Crown Group juga memiliki dan mengelola banyak penawaran ritel, serta hotel berskala besar bersama dengan beberapa lokasi industri yang digabungkan untuk menyediakan banyak aliran pendapatan kuat dan berkelanjutan.

RelatedPosts

Indonesia–France Business Council Launched to Drive US$3.5 Billion in New Investments

HIPMI Jaya Holds 2026 Regional Leadership Training

Kana Cooperative Opens New PIK2 Branch to Strengthen Business Ecosystem

“Perusahaan memiliki pengembangan proyek sekitar Rp50 triliun yang melibatkan pengembangan hampir 8.000 unit apartemen dan apartemen berlayanan, ditambah sekitar 30.000 meter persegi ruang ritel,” ujar Komisaris dan CEO Crown Group, Iwan Sunito dalam keterangan resmi, Selasa (2/11/2021).

Saat ini, Crown Group identik dengan pengembangan hunian dengan gaya arsitektur yang berani, mendorong batasan desain, dan bekerja dengan arsitek yang telah diakui secara lokal maupun internasional.

Menurut Iwan, perusahaan telah mengalami tiga kali evolusi sejak didirikan, yakni;

Pertama, memulai sebagai pengembang skala kecil dengan proyek apartemen satu gedung.

Kedua, mengembangkan proyek mixed-use yang menggabungkan ritel dan hotel bersama dengan residensial yang sekarang identik dengan kemudahan bergaya resor.

Ketiga, pengembangan kawasan lebih besar dengan lebih banyak fasilitas, layanan khusus, beragam kemudahan yang digabung dengan bangunan untuk disewakan.

“50 penghargaan bergengsi berskala nasional dan internasional dalam satu dekade terakhir adalah sebuah mimpi yang menjadi kenyataan, terutama bagi kami yang terlahir sebagai orang Indonesia dan harus berkompetisi di Australia,” ujarnya.

Iwan mengungkapkan, perusahaan saat ini berencana mengakuisisi situs yang lebih besar untuk mengakomodasi model bisnis yang berkembang dan menggabungkan konsep build to rent, hotel, apartemen residensial, komersial, serta ritel.

“Pandemi telah menciptakan kekurangan besar pasokan apartemen di area metro CBD, dan ketika perbatasan internasional mulai dibuka, ibu kota utama akan berjuang untuk memenuhi permintaan masuknya ekspatriat dan pelajar Australia yang kembali,” jelasnya.

Pandemi juga telah menciptakan tren baru dalam cara orang hidup dan bekerja, ruang tamu dan area kerja yang luas di rumah dengan banyak cahaya alami, koneksi yang dekat dengan tanaman hijau, akses ke ruang luar pribadi dan komunal, serta kemudahan bergaya resor menjadi pilihan utama.

Iwan menegaskan Crown Group akan terus mendorong batasan dalam hal desain inovatif di lingkungan mixed-use melalui Mastery by Crown Group yang akan segera hadir di Waterloo, The Grand Eastlakes di pinggiran timur Sydney.

“Selain itu, proyek tepi sungai yang mewah di Brisbane dan proyek mixed-use di pusat kota Los Angeles,” imbuhnya. (ATN)

Tags: Asia PropertyCrown GroupIndustri PropertyInvestasi Properti
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia: UN Experts Condemn Military Trial in Acid Attack Case Targeting Human Rights Defender Andrie Yunus
  • Indonesia’s Rupiah Hits Record Low as OECD Warns Economy Is Falling Behind Vietnam
  • Indonesia’s Massive Free Meals Program Set to Reach 85 Million Beneficiaries
  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.