• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Jepang Akhiri Pembatasan Ekspor Bahan Mentah Cip ke Korea Selatan

by Redaksi Asiatoday
March 23, 2023
in Business
Reading Time: 1 min read
A A
0
Korea Selatan Siap Berdamai dengan Jepang

Korea Selatan dan Jepang. Ilustrasi

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Jepang mengakhiri pembatasan ekspor bahan mentah chip ke Korea Selatan. Langkah ini sebagai upaya memperbaiki hubungan yang sudah lama retak antara kedua negara.

Kementerian Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang mengatakan pada Kamis (23/3/2023), secara resmi meringankan persyaratan lisensi pada polimida berfluorinasi, hidrogen fluorida, dan fotoresis.

Dia juga menambahkan bahwa langkah pada keputusan tersebut akan mulai diberlakukan pada hari yang sama.

RelatedPosts

Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era

ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance

Global Investors Eye Central Java as Asia’s New Industrial Frontier

Dilansir dari Bloomberg pada Kamis (23/3/2023), pembatasan mengancam akan merugikan beberapa perusahaan terbesar Korea Selatan dan berpotensi mengganggu rantai pasokan global.

Adapun pembatasan ekspor dari Jepang tersebut dimulai pada 2019, di mana perselisihan kedua negara mencapai puncak terpanas.

Sebagaimana diketahui ketegangan antara kedua negara dipicu oleh pembahasan mengenai kompensasi yang diberikan oleh Jepang kepada korban di Korea Selatan. Pembatasan ekspor tersebut sedikit memengaruhi pengiriman bahan khusus yang digunakan dalam gadget, salah satunya iPhone milik Apple Inc.

Akan tetapi hal ini dianggap sebagai ancaman bagi Korsel dan memperkeruh hubungan kedua negara.

Saat ini kedua negara memiliki prioritas kepentingan untuk meredakan tensi hubungan. Hal ini sehubungan dengan menguatnya kongsi Amerika Serikat di Asia untuk melawan China setelah invasi Rusia ke Ukraina.

Pada Senin (20/3/2023), presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol mengumumkan bahwa dia telah mengembalikan Jepang ke dalam daftar mitra dagang terpercaya. Keputusan tersebut mendapat respon dari Jepang yang akan melakukan hal sama dengan tetangganya tersebut.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan bahwa dia akan mengundang Yoon untuk mengambil bagian dalam diskusi penjangkauan di puncak negara demokrasi Kelompok Tujuh, yang akan berlangsung di Hiroshima pada bulan Mei mendatang.

Pada awal bulan ini, Yoon telah mengunjungi Jepang untuk menghadiri pertemuan puncak yang pertama setelah 12 tahun. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Asia Trade
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.