• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, June 6, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Jepang Bertekad Capai Zero Karbon pada 2050

by Redaksi Asiatoday
October 26, 2020
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jepang Bertekad Capai Zero Karbon pada 2050

Emisi karbon di Jepang. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga menetapkan target pada 2050 Jepang sudah harus zero karbon. Hal itu disampaikan Suga dalam pidato perdananya di depan parlemen.

Suga akan memprioritaskan upaya menghidupkan kembali ekonomi yang dilanda pandemi dan mendorong rencana pembangunan pusat keuangan internasional di Jepang.

“Pemerintahan akan berupaya membuat siklus yang baik antara ekonomi dan lingkungan. Kami akan mengerahkan semua upaya yang mungkin untuk menciptakan masyarakat hijau,” kata Suga dalam pidatonya, dikutip dari Bloomberg, Senin (26/10/2020).

RelatedPosts

Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers

Indonesia Faces Methane Emergency as ASEAN and South Korea Launch $20 Million Climate Waste Initiative

AMAN and UNESCO Lead Safety Training for Indigenous Women Journalists in Makassar

Pengumuman komitmen zero karbon disambut baik oleh parlemen meskipun Suga belum memberikan detail mengenai hal itu, selain mengatakan kuncinya adalah inovasi seperti sel surya generasi berikutnya dan daur ulang karbon.

Dia menambahkan bahwa tenaga nuklir akan tetap menjadi elemen bauran energi dan kebijakan negara tentang tenaga panas akan dirombak.

Target perubahan iklim untuk penghasil emisi gas rumah kaca terbesar kelima di dunia akan membuatnya sejalan dengan ekonomi utama lainnya, termasuk Uni Eropa dan China.

Menurut analisis Grup Investor Asia tentang Perubahan Iklim, energi terbarukan harus menghasilkan setengah dari bauran energi Jepang pada 2030 dan negara tersebut perlu membatasi penggunaan batu bara dan gasnya untuk mempertahankan transisi teratur yang konsisten dengan menjaga pemanasan global hingga 1,5 derajat Celcius.

Suga menambahkan akan melanjutkan rencana untuk mendorong para profesional industri keuangan untuk datang ke Jepang. Dia menegaskan kembali janji untuk mengakhiri tradisi mengharuskan dokumen resmi dicap secara fisik, yang telah memperlambat pergeseran Jepang ke digitalisasi.

Suga juga meminta orang untuk berkonsultasi dengan dokter secara online, serta mendapatkan perawatan kesuburan yang tercakup dalam asuransi kesehatan.

Pidato itu muncul setelah Suga melihat tingkat dukungan yang tinggi saat dia menjabat di tengah perselisihan mengenai penunjukan dewan penasehat akademik.

Suga, yang menjabat selama bertahun-tahun sebagai tangan kanan Abe, telah berjanji untuk mempertahankan kebijakan fiskal dan moneter yang fleksibel ala Abe yang dikenal dengan julukan Abenomics.

Dia telah berulang kali berjanji untuk mencoba mencegah penyebaran eksplosif virus corona, sambil mengatasi efek ekonominya, termasuk dengan memberikan subsidi di sektor pariwisata dan restoran.

Jepang menyentuh rekor penurunan ekonomi terburuk pada kuartal kedua 2020 yang sebagian besar disebabkan oleh kebijakan pembatasan untuk membendung infeksi.

Pandemi telah mengurangi produk domestik bruto menjadi 505 triliun yen (USD4,82 triliun), terkecil sejak kuartal kedua 2013, tepat setelah dimulainya Abenomics.

Abe telah berjanji untuk meningkatkan nominal PDB menjadi 600 triliun yen pada 2020. Sementara tanggapan pemerintah terhadap krisis telah dikritik, angka kematian Jepang jauh lebih rendah daripada di negara Kelompok Tujuh lainnya. (ATN)

Tags: Climate ChangeClimate EmergencyEmisi KarbonGlobal WarmingJepangPerubahan Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $9 Million Immigration Scandal Tarnishes the Nation’s Global Reputation
  • Indonesia Centralizes Strategic Commodity Exports Under Single-State Gateway
  • Indonesia-Based International Love Scam Ring Busted After Stealing $2.5 Million From Victims
  • No Escape: Singapore Court Rejects Paulus Tannos’ Challenge, Extradition Looms
  • Indonesia’s Nickel Crisis Deepens: Weda Bay Mine Shutdown Puts 11,700 Jobs at Risk
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.