• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, July 16, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Jepang Buka Kunjungan Wisatawan dari 36 Negara

by Redaksi Asiatoday
May 26, 2022
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Tokyo Batalkan Ratusan Penerbangan akibat Topan Mindulle

Penerbangan di Bandara udara Haneda Tokyo, Jepang. Dok

ASIATODAY.ID, TOKYO – Pemerintah Jepang mengumumkan pada hari Kamis (26/5/2022) kembali membuka kunjungan untuk wisatawan dari 36 negara mulai 10 Juni mendatang.

Namun para wisatawan hanya akan diizinkan masuk dengan grup wisata.

Keputusan itu muncul setelah pemerintah Jepang pekan lalu mengatakan akan menguji izin turis dalam kelompok kecil dengan pengunjung dari Amerika Serikat, Australia, Thailand, dan Singapura mulai bulan ini.

RelatedPosts

Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers

Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push

TransNusa Adds Jakarta–Bangkok Route

Pada hari Kamis, pemerintah Jepang merevisi kontrol perbatasan untuk melanjutkan menerima paket wisata dari 36 negara dan wilayah di mana situasi Covid-19 relatif stabil, katanya dalam sebuah pernyataan.

Negara-negara tersebut antara lain Inggris, Spanyol, Kanada, Arab Saudi, dan Malaysia.

Jepang juga akan menambah jumlah bandara yang menerima penerbangan internasional menjadi tujuh, menambahkan Naha di prefektur Okinawa selatan dan Chitose dekat Sapporo di Hokkaido utara.

Untuk sebagian besar pandemi, Jepang telah melarang semua turis dan hanya mengizinkan warga negara dan penduduk asing masuk, meskipun yang terakhir telah ditutup secara berkala.

Semua kedatangan harus dites negatif sebelum melakukan perjalanan ke Jepang dan sebagian besar harus diuji lagi pada saat kedatangan, meskipun orang yang divaksinasi tiga kali yang datang dari negara tertentu dapat melewati tes tambahan serta karantina tiga hari yang diperlukan untuk orang lain.

Grup tur diharapkan bertanggung jawab untuk memastikan pengunjung menghormati pemakaian masker di Jepang dan tindakan lain yang telah membantu menjaga jumlah kasus Covid-19 relatif rendah.

Berapa banyak orang yang dapat mengambil keuntungan dari pembukaan kembali yang hati-hati tidak jelas. Batas harian orang yang memasuki Jepang akan digandakan menjadi 20.000 bulan depan, meskipun kelompok wisata diperkirakan tidak akan dihitung dalam angka itu, media lokal melaporkan.

Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan dia ingin melonggarkan tindakan pengendalian perbatasan, tetapi langkah-langkah tersebut diperkirakan akan berjalan lambat, dengan dukungan publik yang kuat untuk pembatasan saat ini.

Jepang menyambut rekor 31,9 juta pengunjung asing pada 2019 dan telah berada di jalur yang tepat untuk mencapai tujuannya 40 juta pada 2020 sebelum pandemi melanda. (ATN)

Tags: Asia TourismJepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Jakarta Museums Become SDGs Learning Hubs
  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.