• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Friday, June 26, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jepang Tutup Total Akses dari Semua Negara, Cegah Covid-19 Varian Baru

by Redaksi Asiatoday
December 26, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Road Show ke ASEAN, PM Jepang Segera Kunjungi Indonesia dan Vietnam

Perdana Menteri (PM) Jepang Yoshihide Suga. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Jepang terpaksa menutup total akses dari semua negara untuk mencegah penyebaran Covid-19 varian baru dari Inggris. Kebijakan itu diumumkan resmi oleh pemerintah Jepang, Sabtu (26/12/2020).

Larangan itu akan berlaku mulai Senin besok hingga akhir Januari 2021. Warga negara Jepang dan orang asing yang tinggal di Jepang akan diizinkan untuk kembali ke negara tersebut.

Hingga Jumat, 5 orang yang melakukan perjalanan dari Inggris dipastikan terinfeksi jenis baru tersebut, menurut pemerintah.

RelatedPosts

Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response

Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid

Bangladesh Defies US Pressure, Seals 13 Strategic Deals With China in Major Geopolitical Shift

Sejak Oktober, Jepang telah mengizinkan masuk oleh mereka yang tinggal setidaknya selama tiga bulan dengan syarat mereka melakukan karantina selama 14 hari.

Namun munculnya virus baru tersebut mendorong pemerintah untuk mencabut Inggris dari daftar pada Kamis dan Afrika Selatan pada Sabtu. Sekarang penerbitan semua visa jangka panjang tersebut akan ditangguhkan.

Permintaan karantina 14 hari akan berlaku untuk semua orang Jepang yang kembali dari luar negeri.

Sebelum membuat keputusan, Perdana Menteri Yoshihide Suga membahas tanggapan terhadap deteksi jenis baru dengan pejabat kementerian kesehatan.

Suga telah memberi isyarat pada hari Jumat bahwa dia akan mengeluarkan langkah-langkah baru untuk menahan penyebaran strain baru.

Selain Inggris, strain baru telah terdeteksi di Italia, Belanda, Denmark, Australia dan Jerman. Varian tersebut dikatakan 70 persen lebih menular daripada jenis aslinya tetapi tampaknya tidak membuat orang lebih sakit. (ATN)

Tags: COVID-19Jepang
No Result
View All Result

Terbaru

  • Final Hours to Predict the 2026 World Cup Champion: Mansion Sports FC Offers IDR100 Million Prize
  • Venezuela Quake Disaster: UN Rallies International Emergency Response
  • Indonesia Targets Chinese Steel Firm in Surprise Tax Raid
  • Bangladesh Defies US Pressure, Seals 13 Strategic Deals With China in Major Geopolitical Shift
  • IMF Warns Global Economy Faces Fresh Stress Test as Middle East Conflict Fuels Energy Shock
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.