• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home STUDY AND ENVIRONMENT

Jerman Catat Rekor Tahun Terpanas dalam Sejarah

Suhu di Jerman tercatat 2,3 derajat Celsius di atas suhu pada periode referensi yang diakui secara internasional (1961-1990), dan lebih tinggi dari angka yang tercatat pada 2018, pemegang rekor sebelumnya.

by Redaksi Asiatoday
December 31, 2022
in STUDY AND ENVIRONMENT
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Jerman Catat Rekor Tahun Terpanas dalam Sejarah

Orang-orang menyejukkan diri di Danau Halen di Berlin, Jerman, saat gelombang panas melanda seluruh wilayah di negara itu. Foto Xinhua

ASIATODAY.ID, BERLIN – Jerman mencatatkan rekor tahun terpanasnya pada 2022 dengan suhu rata-rata tahunan mencapai 10,5 derajat Celsius, kata Badan Meteorologi Nasional Jerman (Deutscher Wetterdienst/DWD) pada Jumat (30/12/2022).

Negara itu mengalami “tahun yang bercuaca tidak biasa,” tutur DWD. Suhu di Jerman tercatat 2,3 derajat Celsius di atas suhu pada periode referensi yang diakui secara internasional (1961-1990), dan lebih tinggi dari angka yang tercatat pada 2018, pemegang rekor sebelumnya.

“Beberapa peristiwa gelombang panas yang intens pada Juni dan Juli menyebabkan pecahnya sejumlah rekor suhu tertinggi di seantero Eropa,” seperti dinyatakan DWD. Imbasnya, Jerman juga mencatat rekor tahunan baru untuk jam paparan sinar matahari dan mengalami curah hujan 15 persen lebih sedikit dari biasanya.

RelatedPosts

UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit

Indonesia Leads Regional Green Alliance Against Cross-Border Pollution

IPB Expert: Nickel Mining in Halmahera Threatens Marine Ecosystems and Coastal Livelihoods

Sebelumnya pada pekan ini, Asosiasi Petani Jerman (Deutscher Bauernverband/DBV) menyampaikan dalam laporan pasarnya bahwa cuaca panas dan kekeringan selama bulan-bulan musim panas lagi-lagi membatasi hasil panen sayuran. Volume panen sayuran segar tahun ini diperkirakan akan jauh lebih rendah dibandingkan pada 2021.

Pengiriman barang melalui jalur sungai di Jerman juga terdampak parah akibat kekeringan pada musim panas. Sungai Rhine, jalur air tersibuk di Eropa, mengalami penurunan level permukaan air hingga ke rekor terendahnya, hingga memaksa kapal-kapal mengangkut jumlah kargo yang lebih sedikit di saat industri kimia di negara tersebut sedang mengalami kesulitan dengan kemacetan pasokan.

Data cuaca pada 2022 harus menjadi “dorongan baru bagi kita semua untuk akhirnya beralih dari sekadar berbicara menjadi mengambil tindakan terkait perlindungan iklim,” kata Tobias Fuchs, direktur iklim dan lingkungan di DWD, dalam sebuah pernyataan.

“Pemanasan global terus berlanjut hampir tanpa henti,” tutur Fuchs. Sejauh ini, dunia “belum berhasil menekan gas rumah kaca secara efektif.”

Jerman menargetkan untuk memangkas emisi gas rumah kaca sebesar 65 persen pada 2030 mendatang dibandingkan level pada 1990, dan mencapai netralitas iklim pada 2045. Namun, perekonomian terbesar di Eropa itu masih sangat jauh dari target iklim jangka menengahnya, menurut laporan soal isu iklim yang disusun oleh Dewan Ahli pemerintah Jerman dan dipublikasikan pada awal November.

“Tingkat pengurangan emisi yang telah dicapai sejauh ini masih jauh dari kata cukup untuk memenuhi target perlindungan iklim pada 2030,” kata Thomas Heimer, anggota Dewan Ahli tersebut. “Emisi tahunan harus turun dua kali lipat dibandingkan perkembangan historis selama 10 tahun terakhir.”  (Xinhua)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Global WarmingJermanKrisis Iklim
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says
  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination
  • IsDB Unites 78 Nations Through $6 Billion in Agreements
  • Cambodia Secures $63 Million ADB-Backed Battery Project to Accelerate Clean Energy Transition
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.