• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Tuesday, July 14, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Jerman Diambang Resesi Ekonomi

by Redaksi Asiatoday
August 20, 2019
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Jerman Diambang Resesi Ekonomi

Kota Berlin, Jerman. Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Ekonomi Jerman terancam resesi setelah bank sentral negara itu memperingatkan, penurunan ekspor selama musim panas kemungkinan akan berlanjut hingga musim gugur. Bundesbank mengatakan penurunan pesanan untuk mobil dan peralatan industri pada kuartal kedua tahun ini kemungkinan akan berlanjut pada kuartal ketiga.

Akibatnya, ekonomi Jerman kini berada di ambang resesi teknis yang didefinisikan sebagai pertumbuhan negatif PDB selama dua kuartal berturut-turut.

Bank sentral menyebut penurunan ekspor, faktor Brexit dan perang dagang antara AS dan China sebagai bagian dari penyebab penurunan PDB 0,1 persen dalam dalam tiga bulan hingga Juni. Penurunan serupa diperkirakan akan terjadi pada tiga bulan ke depan hingga September.

RelatedPosts

California Seeks Strategic Partnership with Indonesia

FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny

Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert

“Kinerja ekonomi secara keseluruhan akan kembali menurun. Inti dari hal ini adalah penurunan yang berkelanjutan di sektor industri,” demikian penjelasan Bundesbank sepeti dikutip Theguardian.com, Selasa (20/8/2019).

Bundesbank memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini sebesar 0,5 persen, Sedangkan Komisi Eropa memperkirakan hanya 0,2 persen atau 0,3 persen. Bahkan, analis di Deutsche Bank mengatakan angka-angka tersebut rentan terhadap revisi ke angka yang lebih rendah lagi.

“Mengingat keadaan ekonomi global yang semakin rapuh, realisasi satu atau lebih risiko dapat dengan mudah mendorong perekonomian ke dalam skenario yang sama sekali berbeda,” menurut analisis bank tersebut. (AT Network)

,’;\;\’\’
Tags: BundesbankJermanPerang Dagang Amerika-China
No Result
View All Result

Terbaru

  • California Seeks Strategic Partnership with Indonesia
  • Indonesia’s Geothermal Future Put to the Test in NTT
  • FBI Joins Indonesia Corruption Probe as Gold and Millions in Cash Raise Global Scrutiny
  • Energy and Food Price Shocks Put Asia-Pacific on Alert
  • Global Waste-to-Energy Giants Enter Indonesia’s Green Infrastructure Race
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.