• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Saturday, July 18, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kanada Selidiki Dugaan Campur Tangan China dalam Pemilu

by Redaksi Asiatoday
March 7, 2023
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kanada akan Mendiversifikasi Perdagangan di Indonesia dan Asia Pasifik

Negeri Kanada. Ist

ASIATODAY.ID, OTTAWA – Royal Canadian Mounted Police (RCMP) mengatakan pihaknya sedang menyelidiki laporan media yang mengutip badan intelijen tentang dugaan campur tangan China dalam pemilihan umum.

Kepolisian Kanada itu pada Senin mengatakan penyelidikan tersebut dilakukan untuk mengetahui adanya pelanggaran terhadap Undang-Undang Keamanan informasi.

Media setempat baru-baru ini memuat laporan terperinci, dengan mengutip sumber-sumber intelijen anonim, yang menduga adanya campur tangan Beijing untuk memengaruhi pemilu Kanada pada 2019 dan 2021.

RelatedPosts

Indonesia Steps Up in Global AI Race

Oil Prices Retreat as Middle East Calm Eases Global Supply Fears

Bangladesh Economy Faces Sharp Slowdown

Perdana Menteri Justin Trudeau dan para pejabat keamanan Kanada telah mengakui adanya upaya campur tangan oleh China itu, tetapi mereka bersikeras bahwa hasil pemilu tidak terpengaruh.

Mereka juga tidak mengonfirmasi laporan media tersebut.

China membantah semua tuduhan interferensi itu dan mengatakan tidak berkepentingan mencampuri urusan dalam negeri Kanada.

Juru bicara RCMP Robin Percival mengatakan pihaknya telah membuka investigasi tentang dugaan pelanggaran UU Keamanan Informasi terkait laporan media belakangan ini.

“Penyelidikan itu tidak difokuskan pada badan keamanan mana pun,” kata dia dalam pernyataan.

UU Keamanan Informasi, yang sebelumnya dikenal sebagai UU Rahasia Resmi, mengatur perlindungan terhadap informasi sensitif pemerintah.

Wakil Menteri Keselamatan Publik Kanada Shawn Tupper mengatakan di depan komite parlemen pekan lalu bahwa RCMP tidak sedang menyelidiki apa pun tentang campur tangan China.

Pernyataan RCMP pada Senin itu menunjukkan penyelidikan mereka hanya fokus pada kebocoran informasi.

Badan intelijen Kanada juga sedang melakukan penyelidikan tentang informasi rahasia yang bocor ke media, kata direkturnya, David Vigneault, kepada komite parlemen pekan lalu. (Reuters)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: ChinaKanada
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Steps Up in Global AI Race
  • Oil Prices Retreat as Middle East Calm Eases Global Supply Fears
  • Searah Secures US$6 Billion Credit Facility for Southeast Asia Expansion
  • Masela LNG: Indonesia’s New Energy Powerhouse
  • Battery Race Redefines Global Economic Power
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.