• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, June 24, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kapal Perang Indonesia dan Jerman Latihan Towing di Laut Mediterania

by Redaksi Asiatoday
August 26, 2020
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kapal Perang Indonesia dan Jerman Latihan Towing di Laut Mediterania

Towing Exercise (Towex) Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Hasanuddin-366 dengan kapal perang Jerman FGS Ludwigshafen Am Rhein F-264 di Laut Mediterania, Senin (24/8/2020). Ist

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Sultan Hasanuddin-366 menggelar Towing Exercise (Towex) dengan kapal perang Jerman FGS Ludwigshafen Am Rhein F-264 saat sedang berpatroli di Area of Maritime Operation (AMO), di Laut Mediterania, Senin (24/8/2020).

Menurut Komandan KRI Sultan Hasanuddin-366 Letkol Laut (P) Ludfy, S.T., MMDS, Towex tersebut merupakan bagian dari kegiatan yang dilaksanakan oleh unsur-unsur MTF dalam meningkatkan interoperabilitas, kerjasama dan profesionalisme di samping untuk mendukung tugas utama melaksanakan Maritime Interdiction Operation (MIO).

“KRI Sultan Hasanuddin-366 dan Kapal Jerman FGS Ludwigshafen Am Rhein F-264 disimulasikan secara bergantian berperan sebagai kapal penunda (Towing Control Ship) dan unsur lain sebagai kapal yang ditunda (Disabled Ship),” terang Ludfy dalam keterangan tertulis Puspen TNI, Rabu (26/8/2020).

RelatedPosts

Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway

Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says

BRICS Pushes for New Global Order: India, Russia and China Deepen Strategic Coordination

Selanjutnya latihan ini dilaksanakan bertujuan untuk memberikan bantuan kepada kapal yang ditunda, seolah-olah tidak dapat berolah gerak yang diakibatkan kerusakan mesin atau kegagalan fungsi sistem kapal pada saat di tengah laut.

Dalam pelaksanaan Towing, kapal penunda harus memperhatikan faktor angin, arus dan pergerakan kedua kapal agar dapat melaksanakan manuver pendekatan kepada kapal yang ditunda dalam keadaan aman dan berjalan lancar.

“Latihan ini sangat diperlukan dalam satuan tugas seperti MTF UNIFIL, guna meningkatkan profesionalisme prajurit dan mempererat hubungan diplomasi Angkatan Laut Indonesia dengan Angkatan Laut Jerman,” imbuhnya. (AT Network)

Tags: Kerjasama Indonesia-JermanTNITNI AlTNI Angkatan LautTowing Exercise
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia Bets on AI to Fix Healthcare Gaps, But Risks Leaving Vulnerable Workers Behind
  • Indonesia Flags Trafficking, Extortion Risks at Singapore-Malaysia Gateway
  • Indonesia Targets Eastern Europe Through Bulgaria
  • Indo-Pacific Seen as Stability Buffer as Global Geopolitical Risks Rise, Indonesia Says
  • UNDP Hails Indonesia as Regional Model for Green Growth After High-Level Visit
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.