• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kapal Terbalik, Puluhan Pekerja Migran Tewas di Laut Tunisia

by Redaksi Asiatoday
March 11, 2021
in News
Reading Time: 1 min read
A A
0
Kapal Terbalik, Puluhan Pekerja Migran Tewas di Laut Tunisia

Penjaga pantai Tunisia menyelamatkan migran asal Afrika dari perahu yang karam. Dok

ASIATODAY.ID, TUNIS – Puluhan pekerja migran tewas tenggelam di lepas pantai Tunisia setelah dua kapal yang mereka tumpangi terbalik dihantam cuaca buruk.

Pada Selasa (9/3/2021), penjaga pantai berhasil menyelamatkan 165 orang sebelum penyelamatan dibatalkan karena cuaca buruk dan malam hari.

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Selasa (9/3), Kementerian Pertahanan Tunisia menyatakan jumlah migran yang mempertaruhkan nyawa di jalur penyeberangan berbahaya ke Eropa terus meningkat.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Juru bicara kementerian pertahanan Mohamed Zekri mengatakan kemudian bahwa pencarian telah “sementara ditangguhkan karena malam tiba dan cuaca buruk”.

Tidak segera jelas apa yang menyebabkan kedua kapal itu terbalik. Tetapi kapal yang meninggalkan pantai Afrika utara menuju Eropa seringkali kelebihan muatan kapal. Di sisi lain, kapal juga berangkat pada malam hari bahkan dalam cuaca buruk untuk menghindari deteksi dari penjaga pantai.

Kementerian pertahanan mengatakan 39 mayat telah ditemukan, sementara juru bicara Pengawal Nasional Tunisia Houcem Eddine Jebabli mengatakan sedikitnya 9 wanita dan empat anak telah tewas.

Kapal-kapal meninggalkan pantai semalaman membawa sebagian besar migran dari sub-Sahara Afrika yang bertujuan untuk mencapai Eropa, tetapi mereka ditemukan oleh penjaga pantai di pelabuhan Sfax Tunisia, menurut pihak berwenang. (ATN)

Tags: Pekerja MigranTunisia
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s $100 Billion Nickel Bet Faces a New Threat as Global EV Battery Technology Shifts
  • U.S. Pushes Indonesia’s Nuclear Ambitions
  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.