• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Wednesday, July 15, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home TRAVEL/TOURISM

Kawasan Asia Afrika Kota Bandung Ditutup Sementara

by Redaksi Asiatoday
December 27, 2020
in TRAVEL/TOURISM
Reading Time: 1 min read
A A
0
Indonesia Segera Luncurkan Taman Wisata Asia Afrika di Bandung

Taman Asia Afrika, Bandung. ist

ASIATODAY.ID, BANDUNG – Kawasan Asia Afrika, Kota Bandung, Jawa Barat terpaksa ditutup sementara dari kunjungan wisatawan demi mencegah penyebaran Covid-19 di masa libur Natal dan tahun baru 2020.

Jalan Asia Afrika ditutup sementara dan diawasi ketat oleh petugas gabungan.

Wisatawan atau warga yang masih berada di kawasan Asia Afrika, diimbau untuk pulang.

RelatedPosts

Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers

Jakarta Targets China’s Premium Travelers in Global Tourism Push

TransNusa Adds Jakarta–Bangkok Route

Pengawasan ketat oleh petugas gabungan ini, merupakan kebijakan Pemerintah Kota Bandung, untuk mencegah kerumunan pada masa liburan.

Baik jam operasional pedagang maupun kafe di kawasan ini dibatasi hanya hingga pukul 20.00 WIB.

Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil meminta masyarakat tak membuat acara yang menimbulkan keramaian pada malam Tahun Baru 2021.

“Saya mengimbau kepada seluruh warga Jabar dalam menyambut tahun baru 2021 untuk tidak melaksanakan kegiatan yang bersifat keramaian dalam acara-acaranya,” kata Emil, di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Minggu (27/12/2020).

Emil mengatakan pihaknya melarang perayaan pergantian tahun yang menghadirkan keramaian untuk mencegah lonjakan kasus positif Covid-19.

Ia mengimbau bupati/wali kota di Jabar juga melarang perayaan Tahun Baru 2021, terutama daerah yang banyak destinasi wisata.

Menurut Emil, ada tiga hal yang perlu dihindari oleh semua pihak dalam libur akhir tahun ini, yakni kerumunan, keramaian, dan pergerakan orang.

Dalam situasi seperti ini, kata Emil, besar kemungkinan droplet terbang ke udara dari aktivitas bersin atau batuk, berbincang lebih dari 15 menit, karaoke atau pidato, serta aktivitas meniup terompet.

“Kita kurangi kerumunan, kita kurangi kegiatan yang mengundang keramaian dan pergerakan orang,” ujarnya.

Sebelumnya, Emil sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 202/KPG.03.05/HUKHAM tentang Pelarangan Perayaan Tahun Baru 2021 dan Pencegahan Kerumunan Massa yang ditujukan kepada seluruh bupati/wali kota se-Provinsi Jabar. (ATN)

Tags: Kampung Asia AfrikaTaman Asia AfrikaThe Great Asia Afrika
No Result
View All Result

Terbaru

  • Indonesia’s FFW 2026 Revives the Power of Film Criticism
  • Why North Bali Is Becoming the Favorite Destination for International Travelers
  • Danantara Powers Indonesia’s New Industrial Era
  • ITB-Vietnam CT Group Forge ASEAN Tech Alliance
  • Indonesia Enters Aircraft Carrier Era
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.