• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home Business

Kawasan Industri Millenium Tangerang Jadi Basis Investor Global di Indonesia

Perusahaan luar negeri dari Jepang, Korea, China, Amerika Serikat dan Australia telah Beroperasi di Kawasan Industri ini

by Redaksi Asiatoday
September 20, 2021
in Business
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Kawasan Industri Millenium Tangerang Jadi Basis Investor Global di Indonesia 1

Kawasan Industri (KI) Millenium Tangerang, Banten. Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Kawasan Industri (KI) di Indonesia menjadi salah satu basis investor global di Indonesia. Selain memberi kemudahan bagi investor, Kawasan Industri juga memberi kepastian dalam berbisnis karena memiliki Izin Usaha Kawasan Industri (IUKI).

Salah satunya, Kawasan Industri Millenium Tangerang, Provinsi Banten yang memiliki luas lebih dari 1.700 hektare dan telah beroperasi sejak tahun 2013.

“Kawasan Industri Millenium Tangerang telah memiliki IUKI dan telah dihuni oleh perusahaan-perusahaan industri yang berasal dari dalam maupun luar negeri seperti Jepang, Korea, China, Amerika Serikat (AS), dan Australia,” kata Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kemenperin, Eko S.A. Cahyanto di Jakarta, Minggu (19/9/2021).

RelatedPosts

Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026

ADB Unleashes $100 Million Digital Bond to Power Asia’s Next Economic Revolution

Indonesia Nickel Industry Hit by Sulfur Squeeze as Global Market Tightens

Beberapa waktu lalu, Dirjen KPAII bersama anggota Komisi VII DPR melakukan kunjungan kerja di KI Millenium. ”Dari hasil pemantauan, di sana telah didukung dengan berbagai fasilitas infrastruktur untuk menciptakan kenyamanan pelaku usaha maupun industri, antara lain pengolahan air bersih, jaringan pipa gas, dan gardu induk PLN,” sebut Eko.

Guna memacu pembangunan industri dan peningkatan pemanfaatan lahan peruntukan industri di Provinsi Banten, Kemenperin telah melakukan berbagai program strategis, di antaranya pembangunan sumber daya industri, pembangunan sarana dan prasarana industri, pemberdayaan industri, pembangunan perwilayahan industri, pemberdayaan IKM, serta pengembangan kawasan industri halal.

Menurut Eko, Kawasan Industri Millenium Tangerang berkontribusi besar terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.

“Banten menjadi salah satu provinsi yang memberikan kontribusi terbesar pada PDB nasional,” ungkap Eko.

Tercatat pada tahun 2020, Provinsi Banten memberikan kontribusi sebesar Rp626 triliun atau 4,05% terhadap PDB Nasional. Sektor industri pengolahan menjadi kontributor terbesar bagi struktur PDRB Provinsi Banten, yaitu mencapai 31% dengan sumbangsih terbesarnya dari industri bahan kimia, industri alas kaki, serta industri logam dasar, besi dan baja.

“Secara khusus, nilai PDRB Kabupaten Tangerang selama tahun 2016-2020 menunjukkan peningkatan signifikan dari Rp109 triliun menjadi Rp136 triliun atau naik 25%. Sejalan dengan Provinsi Banten, industri pengolahan juga menjadi kontributor terbesar bagi struktur PDRB Kabupaten Tangerang sebesar 33,6%,” paparnya.

Dirjen KPAII menambahkan, Kemenperin terus mengupayakan sektor industri untuk tetap berkontribusi baik dalam penanganan Covid-19 maupun pemulihan ekonomi nasional. Salah satunya melalui instrumen kebijakan Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) sesuai dengan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 3 Tahun 2021 dan SE Menperin No 5 Tahun 2021.

“Dalam SE Menperin 5/2021, dijelaskan mengenai penggunaan aplikasi PeduliLindustri. Kemenperin secara bertahap telah melakukan uji coba pelaksanaan skrining pekerja industri menggunakan aplikasi PeduliLindungi, dan saat ini telah mewajibkan seluruh perusahaan industri dan perusahaan kawasan industri untuk menggunakan PeduliLindungi sebagai media skrining pekerja,” papar Eko.

Sejalan dengan hal tersebut, Sugeng Suparwoto, Ketua Komisi VII DPR RI juga mendorong agar KI Milenium menerapkan energi terbarukan seperti penggunaan energi surya, menciptakan inovasi, serta mendesak KI Milenium mempunyai zona industri halal untuk mendukung IKM. (ATN)

Tags: Kawasan Industri Millenium TangerangKawasan industri Strategis
No Result
View All Result

Terbaru

  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.