• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 25, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kawasan Industri Nikel Morosi Bergolak, 2 Kelompok Buruh PT VDNI dan PT OSS Bentrok

by Redaksi Asiatoday
March 22, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Cemari Lingkungan, Perusahaan China VDNI harus Ditutup Sementara

Kawasan Virtue Dragon Nickel Industrial Park (VDNIP). Foto: ibrahimtenker

ASIATODAY.ID, KENDARI – Situasi mencekam terjadi di kawasan industri nikel Morosi, Kabupaten Konawe, Sulawesi Tenggara.

Dua kelompok buruh yang bekerja di PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) dan PT Obsdian Stainless Steel (OSS) terlibat bentrokan pada Rabu (22/3/2023).

Bentrokan dipicu oleh aksi mogok kerja ribuan buruh yang digelar oleh Kesatuan Serikat Pekerja Nasional (KSPN) dan Serikat Perlindungan Tenaga Kerja (SPTK). Aksi ini memicu reaksi perlawanan dari kelompok buruh yang kontra. Akibatnya, bentrokan pun tak terhindarkan.

RelatedPosts

New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System

Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals

Indonesia Deepens Legal Alliance With Russia, Approves Extradition of Russian Citizen

Ratusan aparat kepolisian sempat turun tangan untuk menengahi kedua kubu yang bertikai.

Aksi mogok kerja para buruh ini untuk mendesak manajemen PT VDNI dan PT OSS memberikan tunjangan keluarga, tunjangan transportasi, tunjangan perumahan kepada Buruh. Para buruh juga meminta perusahaan menjalankan prosedur perundingan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) sesuai Peraturan Menteri Tenaga Kerja (Permenaker) No. 28 Tahun 2014, dan mendesak pimpinan manajemen pusat mencopot jabatan HRD PT. OSS dan PT. VDNI di Morosi.

Untuk diketahui, dua perusahaan pemurnian nikel ini, PT VDNI dan PT OSS, berada dalam kawasan industri Morosi. PT VDNI berdiri sejak 2014 dan merupakan anak usaha De Long Nickel Co Ltd yang berasal dari Jiangsu, China. Perusahaan ini berinvestasi puluhan triliun rupiah untuk membangun fasilitas smelter berteknologi modern. Kapasitas produksinya 600.000-800.000 ton nickel pig iron per tahun. Hingga akhir 2018, PT VDNI telah berkontribusi US$142,2 juta terhadap ekspor Indonesia.

Adapun induk PT OSS adalah Hong Kong Xiangyu Hansheng Co Ltd dan Singapore Xiangyu Hansheng Pte Ltd. Perusahaan ini berdiri sejak 2016 di area seluas 398 hektar dengan nilai investasi US$2 miliar. Sejak 2018, perusahaan ini telah mengajukan izin prinsip untuk membangun fasilitas produksi baja nirkarat 400.000 ton, steel lab 800.000 ton, dan feronikel 800.000 ton. Hingga saat ini, PT OSS telah membangun 17 tungku smelter dari 30 tungku yang direncanakan.

Sementara itu, Arys Nirwana, Head of Human Resources Department PT VDNI dan PT OSS, dalam rilisnya menjelaskan, apa yang disampaikan oleh peserta aksi tersebut tidak sesuai fakta. Sebab, untuk tuntutan pembuatan perjanjian kerja bersama (PKB), misalnya, perusahaan telah beritikad baik dan terbuka untuk mendiskusikan hal tersebut sepanjang serikat pekerja memenuhi syarat sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Dalam setiap pertemuan baik yang dilakukan di perusahaan, di Disnaker Kabupaten Konawe dan Rapat Dengar Pendapat DPRD Provinsi, perusahaan memenuhi panggilan dan bersikap kooperatif.

Untuk tuntutan upah, sistem penggajian di perusahaan mengacu pada peraturan perundang-undangan dan peraturan/kebijakan perusahaan. Karyawan bisa mengecek hal tersebut pada slip gaji masing-masing, bukan mengacu pada website yang tidak tahu siapa yang membuat. Tindakan serikat pekerja yang menjadikan hal ini sebagai alasan mogok kerja merupakan hal yang tidak berdasar.

”Dalam surat edaran aksi yang beredar sebelumnya, hal-hal yang disampaikan di dalam surat pemberitahuan tersebut tidak benar, tidak berdasar, dan cenderung memprovokasi, serta mengganggu karyawan perusahaan yang berniat untuk bekerja dengan sungguh-sungguh untuk menghidupi keluarganya dan untuk mengembangkan kemampuan dan kompetensi serta profesionalisme dalam bekerja,” jelasnya. (AT Network)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Hilirisasi NikelKawasan industri StrategisPT Obsidian Stainless SteelVDNI
No Result
View All Result

Terbaru

  • New War on Corruption: Philippines Overhauls Public Finance System
  • Now for Climate: Young Indonesians Take Action for the Planet
  • Australia Triples LPG Exports to Indonesia as Hormuz Disruption Reshapes Energy Flows
  • Indonesia Seeks Bigger Eurasian Role After Securing Top Partner Status at Russia’s INNOPROM 2026
  • Indonesia Expands De-Dollarization Drive, Targets India and South Korea for Local Currency Trade Deals
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.