• About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak
Thursday, June 4, 2026
AsiaToday.id
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM
No Result
View All Result
AsiaToday.id
No Result
View All Result
Home News

Kekuatan Militer Indonesia Kini Bertengger di Peringkat 13 Dunia

by Redaksi Asiatoday
January 24, 2023
in News
Reading Time: 2 mins read
A A
0
China Janjikan USD233 Juta untuk Konservasi Keanekaragaman Hayati

Pasukan Tank Tentara Nasional Indonesia (TNI). Dok

ASIATODAY.ID, JAKARTA – Perlahan namun pasti, kekuatan militer Indonesia terus menunjukkan kemajuan yang signifikan.

Pasalnya, berdasarkan data Global Fire Power (GFP), peringkat militer Indonesia tahun 2023 ini sudah berada diurutan 13 dunia dari total 145 negara yang dirating oleh lembaga tersebut.

Data GFP per 9 Januari 2023 itu, indeks militer Indonesia sebesar 0,2221. Semakin mengecil indeks, mendekati nilai 0, kekuatan militer suatu negara kian kuat. Sebaliknya, nilai 1 kekuatan militernya semakin lemah.

RelatedPosts

Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed

Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls

Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA

Adapun kekuatan alat utama sistem (alutsista) pertahanan Tentara Nasional Indonesia (TNI) berada di atas Mesir (0,2224), Ukraina (0,2516), Australia (0,2567), Iran (0,2712), dan Israel (0,2757).

Negara di kawasan Asia Tenggara yang masuk di 20 besar adalah Vietnam (0,2855) di peringkat ke-19, Thailand (0,3738) di peringkat ke-24, Filipina (0,4811) di posisi ke-32, Myanmar (0,5768) di rating ke-38, dan Malaysia (0,6189) berada di peringkat (0,6189) ke-42.

Peringkat teratas masih dikuasai Amerika Serikat (AS) dengan indeks 0.0712, kemudian Rusia dan China membuntuti dengan indeks 0,0714 dan 0,0722. Peringkat 4 dan 5 diduduki India (0,1025) dan Inggris (0,1435).

Jerman (0,3881) sebagai pencetak mesin perang justru berada di peringkat 25, di tepat di bawah Thailand dan di atas Aljazair (0,3911) peringkat 26.

Sejak meletus Perang Dunia II, belanja militer Jerman dibatasi untuk mengantisipasi munculnya bibit-bibit pemimpin fasis seperti Adolf Hitler.

Belanja Militer Indonesia Naik

Adapun belanja militer Indonesia dalam 10 tahun terakhir terus mengalami kenaikan. Hal itu membuat peringkat kekuatan militer republik ini terus melesat.

Pada 2019 Global Firepower merilis data kekuatan militer Indonesia naik ke-16 dari 137 negara yang dirating. Saat itu, indeks kekuatan militer Indonesia berada di level 0,2804. Angka itu meningkat dari posisi 2015 berada di peringkat ke-19 dunia, dan pada 2012 di peringkat ke-22 dunia.

Sejak Menteri Pertahanan dipegang Prabowo Subianto, belanja militer Indonesia terus naik. Pada tahun ini anggarannya mencapai Rp134,32 triliun. Jelang tutup tahun lalu anggaran Kemenhan tiba-tiba disepakati pemerintah dan DPR naik Rp2,4 triliun dari usulan awal. Bila tidak ada penambahan itu, anggaran 2023 lebih kecil dari 2022 sebesar Rp133,4 triliun. Namun, anggaran Kemenhan pada tahun ini lebih kecil dibandingkan dengan posisi 2020 sebesar Rp136,9 triliun. Anggaran Kemenhan pada 2021 dipangkas menjadi Rp125,9 triliun, karena dampak pagebluk Covid-19.

Semua negara di dunia pun memangkas anggaran militer karena dialokasikan untuk penanganan kesehatan dan ekonomi. Akan tetapi, dalam buku Himpunan Rencana Kerja dan Anggaran K/L 2023, anggaran Kemenhan sejak 2018 hingga 2022 terjadi kenaikan rata-rata 3,1 persen. Dalam pagu anggaran pada 2018 tercatat Rp106,68 triliun dan pada 2019 sebesar Rp115,4 triliun. (ATN)

Simak Berita dan Artikel yang lain di Google News

Tags: Global Fire PowerMiliter IndonesiaPrabowo SubiantoTNI
No Result
View All Result

Terbaru

  • Corruption Scandal Hits Indonesia’s Free Meals Program as Former Nutrition Chiefs Are Jailed
  • Indonesian Nickel Downstreaming: IPIP Pomalaa Urged to Avoid IMIP and IWIP Pitfalls
  • Securing Carbon Credits for Smallholder Farmers
  • Indonesia Accelerates OECD Membership Bid and Ratification of I-EU CEPA
  • Indonesia Deepens Mineral Cooperation with China Amid Global Race for Critical Resources
  • About Us
  • Editorial Team
  • Cyber ​​Media Guidelines
  • Karir
  • Kontak

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.

Welcome Back!

OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • HOME
  • NEWS
  • BUSINESS
  • GREEN ENERGY
  • TRAVEL
  • EVENT
  • SCIENCE & ENVIRONMENT
  • CORPORATION
  • FORUM

© 2022 Asiatoday.id - Asiatoday Network.